Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (Satgas P3-MPPE) berhasil menarik investasi sebesar 30 miliar dolar AS hingga Mei 2026. Capaian ini diperoleh melalui kanal debottlenecking yang menangani berbagai kendala perizinan dan operasional bisnis di Indonesia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa dari total nilai tersebut, sekitar 22 miliar dolar AS merupakan investasi yang memberikan dampak langsung secara signifikan. Data yang dilansir dari Suara menunjukkan keberhasilan ini merupakan hasil kerja lintas kementerian sejak satgas dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada 22 Oktober 2025.
Hingga 12 Mei 2026, tercatat 142 pengaduan telah masuk ke kanal debottlenecking, dengan 83 kasus telah dibahas dalam sidang terbuka. Purbaya mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menuntaskan 45 masalah hambatan bisnis dari total laporan yang diterima pengusaha.
"Iya, lebih. Lebih dari 30 billion Dolar AS. Jadi yang impact saja 22 billion Dolar AS. Ada yang lain-lain lagi. Jadi cukup banyak tuh. Kita harapkan akan lebih banyak lagi yang akan kita pecahkan," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Pemerintah kini memberikan perhatian khusus pada proyek-proyek di Pulau Sumatra yang sempat terbengkalai selama bertahun-tahun. Potensi investasi di wilayah tersebut diperkirakan mencapai angka 40 miliar dolar AS jika seluruh hambatan berhasil diurai melalui mekanisme yang ada.
"Nanti ada lagi suatu proyek di sekitar Sumatra mungkin yang sampai 40 miliar Dolar AS yang sudah bertahun-tahun enggak jalan," lanjut Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Kanal debottlenecking dirancang sebagai solusi efisien bagi para investor yang menghadapi kerumitan birokrasi di lapangan. Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk menjamin kepastian hukum dan konsistensi regulasi guna menjaga kepercayaan sektor swasta yang mendominasi 90 persen aktivitas ekonomi nasional.
"Dengan ini, saya memastikan adanya mekanisme yang efektif dan efisien untuk memfasilitasi keprihatinan investor terkait perizinan dan kelancaran proses keprihatinan investor terkait investasi dan bisnis mereka di Indonesia," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2029. Penguatan iklim bisnis dipandang sebagai kunci utama untuk meningkatkan partisipasi swasta dalam pembangunan infrastruktur dan industri.
"Jadi, kami, pemerintah Indonesia, memahami bahwa kita perlu meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam perekonomian kita. Oleh karena itu, memiliki iklim bisnis yang lebih baik, kebijakan investasi yang kredibel, kerangka hukum yang kuat, dan konsistensi penegakan hukum adalah kunci untuk meningkatkan keterlibatan sektor swasta dalam perekonomian kita," beber Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Setiap minggu, Satgas P3-MPPE rutin menyelenggarakan sidang untuk meninjau laporan kendala dari para pengusaha secara langsung. Pemerintah berjanji akan terus menyisir hambatan yang tersisa guna memastikan kelancaran seluruh proyek investasi di tanah air.
"Kami akan memastikan bahwa kami akan menghilangkan hambatan tersebut sesegera mungkin, mungkin dalam satu atau beberapa proses, tetapi kami pasti akan menghilangkannya," pungkas Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.