Satpol PP Jatinegara Tutup Celah Tembok Pelintasan Rel Kereta Cipinang

Satpol PP Jatinegara Tutup Celah Tembok Pelintasan Rel Kereta Cipinang

Aparat Satpol PP Kecamatan Jatinegara berkoordinasi dengan PT KAI untuk menutup celah tembok di area pelintasan kereta api Jalan Bekasi Timur, Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur. Langkah ini diambil usai beredarnya video viral sepasang kekasih yang melakukan tindakan asusila di pinggir rel pada Rabu (6/5/2026) malam.

Aksi tidak senonoh tersebut terekam oleh kamera penumpang kereta yang sedang melintas di lokasi kejadian. Rekaman itu kemudian tersebar luas di media sosial melalui unggahan akun Instagram @metropolitan.update, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Area tersebut diduga menjadi lokasi perbuatan mesum karena kondisinya yang gelap dan minim penerangan jalan. Pihak pengelola akun media sosial tersebut menyoroti dampak tindakan itu terhadap kenyamanan publik.

"Tindakan yang dinilai melanggar norma di area terbuka. Aksi ini memicu keprihatinan pengguna commuter line karena dilakukan di ruang publik dan area berbahaya bagi keselamatan," tulis keterangan akun Instagram @metropolitan.update.

Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara, Teguh Nurdin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Petugas menemukan adanya lubang pada pagar tembok yang menjadi akses masuk orang tidak bertanggung jawab ke area terlarang tersebut.

"Terkait adanya pagar atau tembok bolong yang menjadi akses keluar masuk orang, maka akan dilakukan penutupan kembali oleh pihak KAI," ucap Teguh, Jumat (8/5/2026).

Selain perbaikan infrastruktur fisik, pemerintah setempat juga mengidentifikasi kebutuhan fasilitas pendukung lainnya di sepanjang pelintasan. Teguh merencanakan peningkatan pengamanan melalui koordinasi lintas instansi.

"Pantauan disekitar lokasi masih dirasa perlu penerangan, maka akan diusulkan penambahan lampu PJU. Diilakukan penjagaan atau patroli bersama melibatkan Tiga Pilar Kecamatan Jatinegara dengan Pamdal PT KAI guna mengantisipasi kejadian serupa," lanjut Teguh.

Artikel terkait

Rekomendasi