Sektor konstruksi dan investasi di Indonesia mencatat pertumbuhan positif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Aktivitas pembangunan dalam negeri yang bergerak dinamis ini membuka peluang besar bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan pasar dan sinergi bisnis.
Seperti diberitakan oleh Suara, sektor konstruksi menjadi penopang utama dengan raihan pertumbuhan sebesar 5,49 persen. Sementara itu, bidang investasi yang tecermin melalui Pembentukan Modal Tetap Bruto atau PMTB mampu tumbuh sebesar 5,96 persen.
Guna menangkap momentum pertumbuhan tersebut, pameran Megabuild, Keramika Indonesia Expo, dan Megaproperty Expo 2026 resmi digelar. Ajang integrasi bisnis ini dilaksanakan di Nusantara International Convention Exhibition atau NICE PIK 2, Tangerang, hingga 7 Juni 2026.
Pameran ini menerapkan konsep The Ultimate 3-in-1 Sourcing Hub yang menyatukan tiga sektor sekaligus dalam satu platform terpadu. Pendekatan ini dirancang demi menjawab tantangan industri yang selama ini kerap berjalan terpisah di lokasi berbeda.
Melalui integrasi ini, para pelaku bidang konstruksi, desain, maupun properti tidak perlu lagi mendatangi tempat terpisah. Mereka dapat langsung menemukan material bangunan, produk keramik, teknologi pendukung, hingga peluang investasi baru di satu lokasi.
Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza memberikan pandangannya mengenai nilai strategis dari agenda kolaborasi terintegrasi ini. Menurutnya, pelaksanaan pameran gabungan tersebut memegang peranan krusial bagi masa depan industri dalam negeri.
"Penyelenggaraan Keramika Indonesia Expo ke-11, Megabuild, dan Megaproperty 2026 menjadi momentum krusial bagi kebangkitan industri nasional menuju posisi empat besar produsen global," kata Faisol dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).
Secara spesifik, Megabuild 2026 menyajikan beragam inovasi mutakhir mulai dari material bangunan modern hingga ekosistem rumah pintar. Di sisi lain, Keramika Indonesia 2026 berfokus memamerkan pembaruan mesin manufaktur, teknologi produksi, serta produk sanitary ware.
Melengkapi ekosistem tersebut, Megaproperty Expo 2026 menghadirkan berbagai portofolio proyek hunian serta kawasan komersial. Sejumlah pengembang memanfaatkan momen ini untuk menawarkan peluang investasi kepada publik maupun pelaku usaha.
Daya Saing Produk Domestik
Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia atau ASAKI Edy Suyanto menekankan pentingnya ajang ini. Langkah ini dinilai efektif untuk memperlihatkan standar kualitas tinggi serta daya saing industri keramik tanah air di kancah industri.
Edy Suyanto berpendapat bahwa produsen keramik domestik saat ini telah dibekali kesiapan teknologi, desain, dan kualitas produk untuk berkompetisi secara internasional. Mutu produk dalam negeri juga dipastikan mapan untuk menyuplai berbagai proyek premium di Indonesia.
Pada kesempatan terpisah, Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya menegaskan tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tahun ini. Pihaknya memproyeksikan acara ini melampaui fungsi ruang pameran produk konvensional.
Royanto Handaya berharap penyatuan tiga pameran besar ini mampu mempercepat lahirnya kemitraan bisnis lintas sektor. Sinergi ini sekaligus menyediakan ruang investasi yang lebih inklusif bagi seluruh pelaku industri dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
Sepanjang empat hari penyelenggaraan, para pengunjung dapat mengakses berbagai program pendukung yang edukatif dan strategis. Agenda tersebut meliputi business matching, seminar industri, diskusi arsitektur, workshop profesional, kompetisi desain, penghargaan konstruksi, hingga peluncuran produk.