Senat Amerika Serikat (AS) secara resmi mengonfirmasi Kevin Warsh sebagai anggota baru Dewan Gubernur Federal Reserve (The Fed) melalui pemungutan suara pada Selasa (12/5). Keputusan ini memberikan Warsh masa jabatan selama 14 tahun di jajaran dewan bank sentral tersebut.
Hasil akhir pemungutan suara menunjukkan skor 51 berbanding 45, yang sekaligus membuka jalan bagi penetapan Warsh sebagai Gubernur The Fed. Senat dijadwalkan melakukan pemungutan suara terpisah untuk posisi gubernur dengan masa jabatan empat tahun pada hari Rabu mendatang.
Dukungan terhadap Warsh sebagian besar terbagi berdasarkan garis partai, namun terdapat anomali ketika Senator Demokrat John Fetterman dari Pennsylvania ikut memberikan suara mendukung. Konfirmasi ini terjadi di tengah tekanan Presiden Donald Trump agar bank sentral memangkas suku bunga secara signifikan.
Kenaikan inflasi pada bulan April yang dipicu oleh biaya bahan bakar, pangan, dan sewa tempat tinggal diprediksi akan mempersulit langkah pelonggaran kebijakan moneter tersebut. Namun, pencalonan Warsh menguat setelah Senator Republik Thom Tillis menghentikan upayanya memblokir nominasi tersebut.
Perubahan sikap Tillis terjadi menyusul berakhirnya penyelidikan kriminal Departemen Kehakiman terhadap Jerome Powell mengenai renovasi gedung The Fed. Penyelidikan tersebut sebelumnya sempat dicurigai sebagai alat tekanan politik agar bank sentral menurunkan suku bunga lebih cepat.
Kritik tajam datang dari kelompok Demokrat yang meragukan independensi Warsh dari pengaruh Gedung Putih. Senator Elizabeth Warren secara terbuka menyuarakan keberatannya terhadap kredibilitas calon gubernur tersebut dalam sidang konfirmasi.
"boneka" kata Elizabeth Warren, Senator utama dari Partai Demokrat di komite perbankan.
Penolakan Warren juga didasari atas sikap Warsh yang enggan mengakui kemenangan Joe Biden pada Pemilu 2020. Sebaliknya, kandidat gubernur bank sentral tersebut memberikan penegasan mengenai komitmen profesionalnya di masa depan.
"bertindak secara independen" janji Kevin Warsh, yang disampaikan berulang kali dalam proses konfirmasi.
Saat ini, Senat telah melewati hambatan prosedural untuk menetapkan pengganti Jerome Powell. Pemungutan suara akhir untuk posisi puncak pimpinan Federal Reserve diperkirakan selesai pada penghujung pekan ini.