PT Solusi Sinergi Digital Tbk Luncurkan Internet Rakyat Murah

PT Solusi Sinergi Digital Tbk Luncurkan Internet Rakyat Murah

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) meluncurkan layanan Internet Rakyat secara serentak di wilayah Regional-1 meliputi Jawa, Maluku, dan Papua pada Selasa (26/5/2026) guna mempercepat pemerataan akses digital terjangkau.

Program ini diluncurkan melalui anak usaha perusahaan, PT Telemedia Komunikasi Pratama (Telemedia), untuk mempersempit kesenjangan akses internet fixed broadband. Infrastruktur digital ini dilaporkan sudah didukung oleh lebih dari 550 site aktif dan 3.189 radio units di 82 kota dan kabupaten.

Tokoh nasional Hashim menyatakan optimisme tinggi bahwa infrastruktur internet murah ini dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai target 8 persen dalam waktu cepat, seperti dilansir dari Investasi.

"Saya amat yakin dan optimis kita bisa mencapai 8% pertumbuhan dalam waktu tidak terlama, dengan antara lain infrastruktur berupa internet murah, internet rakyat yang kita luncurkan hari ini," kata Hashim, Tokoh Nasional.

Keyakinan tersebut didasarkan pada studi empiris riset McKinsey yang menyebutkan bahwa akses internet murah bagi 10 persen populasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 0,75 persen hingga 1,3 persen. Sektor lain seperti pembangunan perumahan di kota dan desa juga dinilai akan terbantu oleh integrasi infrastruktur digital ini.

"Tahun ini 5 juta pelanggan, tahun depan lebih dan sebagainya. Ini bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi," jelas Hashim, Tokoh Nasional.

Pihak korporasi sendiri menargetkan pemasangan layanan internet fixed broadband ini mampu menjangkau sekitar 5 juta pelanggan pada tahun ini, dengan proyeksi jumlah yang terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya.

Direktur WIFI sekaligus Direktur Utama Telemedia Shannedy Ong menerangkan bahwa layanan baru ini menyediakan kecepatan tinggi hingga 100 Mbps dengan harga terjangkau sebesar Rp 100.000.

"Kami percaya bahwa akses internet bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua kalangan," kata Shannedy, Direktur WIFI sekaligus Direktur Utama Telemedia.

Artikel terkait

Rekomendasi