Perusahaan Strategy Inc. menuntaskan pembelian 24.869 bitcoin senilai sekitar 2,01 miliar dolar AS hingga 17 Mei 2026, yang berimbas pada penurunan harga saham perusahaan sebesar 7,90 persen akibat kekhawatiran dilusi likuiditas.
Dilansir dari Traders Union, akumulasi agresif tersebut mendongkrak total cadangan aset digital perusahaan menjadi 843.738 BTC. Langkah pendanaan korporasi ini memanfaatkan penawaran ekuitas at-the-market, mencakup penjualan 19,5 juta saham preferen STRC senilai 1,949 miliar dolar AS dan 430.344 saham biasa MSTR senilai 83,7 juta dolar AS.
Untuk mengelola fleksibilitas kas, manajemen Strategy juga menyepakati pembelian kembali obligasi konversi tanpa kupon yang jatuh tempo pada 2029 senilai 1,5 miliar dolar AS dengan harga diskon sekitar 1,38 miliar dolar AS. Dalam laporan TradingView, transaksi yang dijadwalkan selesai pada pertengahan Mei ini berpotensi didanai dari kas bebas, ekuitas baru, atau opsi likuidasi sebagian Bitcoin.
Ekspansi masif ini memicu proyeksi dari pengamat pasar mengenai potensi lonjakan kekayaan personal Ketua Eksekutif Strategy, Michael Saylor. Veteran industri kripto Samson Mow memperkirakan akumulasi kepemilikan pribadi Saylor sebesar 17.732 BTC dan kepemilikan sahamnya yang mencapai 9,9 persen dapat menggeser posisi Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia jika nilai Bitcoin menyentuh angka tertentu.
Mow menjelaskan bahwa kapitalisasi aset Saylor membutuhkan harga sekitar 8,6 juta dolar AS per BTC untuk melewati kekayaan Elon Musk yang diestimasi Forbes sebesar 826 miliar dolar AS. Namun, nilai batas tersebut bisa terpangkas menjadi 4,2 juta dolar AS per koin apabila saham MSTR terus diperdagangkan dengan harga premium di pasar modal.
Analisis pasar dari Traders Union menunjukkan grafik harian MSTR kini berada di bawah indikator rata-rata bergerak MA-20 pada angka 177,05 dolar AS, tetapi masih bertahan di atas MA-50 pada posisi 152,14 dolar AS. Pergerakan harga diperkirakan berfluktuasi dalam rentang 155 hingga 175 dolar AS per lembar saham selama lima sesi perdagangan ke depan.
Pakar dari Traders Union Viktoras Karapetjanc menilai manuver keuangan ini memperkuat korelasi perusahaan dengan pasar digital global. Kebijakan baru terkait potensi penjualan aset cadangan dinilai memperkenalkan variabel ketidakpastian baru bagi pelaku pasar korporasi.
"Jika MSTR mampu bertahan di atas $155 dan sentimen stabil, fondasi telah terbentuk untuk reli baru menuju $175 dan lebih tinggi lagi," kata Viktoras Karapetjanc, pakar di Traders Union.
Di sisi lain, beberapa pengamat industri seperti analis kripto Willy Woo menyanggah asumsi Mow karena mengabaikan potensi pertumbuhan kekayaan Elon Musk dari proyek masa depan seperti Dyson Swarm. Landasan bisnis Musk juga ditopang oleh rencana debut pasar SpaceX serta kepemilikan 11.509 BTC di dalam portofolio korporasi Tesla.
Selain ketertarikan dari BlackRock sebagai pemegang saham institusional, dokumen pengajuan hukum kuartal pertama 2026 menunjukkan Trump Family Trust turut membeli saham Class A MSTR dengan nilai transaksi berkisar antara 50.001 hingga 100.000 dolar AS.