Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengunjungi Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Selasa, 19 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat kepercayaan para investor global agar tidak menarik modal mereka dari pasar saham domestik.
Kondisi pasar modal Indonesia saat ini sedang menghadapi tekanan dari volatilitas global. Dikutip dari Suara, Dasco menyatakan bahwa situasi yang terjadi sekarang murni dipengaruhi oleh faktor eksternal dan dinamika geopolitik dunia.
Meski demikian, Dasco meyakini bahwa langkah-langkah strategis yang telah diterapkan oleh para pemangku kepentingan mampu mendorong kebangkitan bursa saham. Ia juga memproyeksikan adanya sentimen positif yang signifikan menjelang akhir bulan.
Sentimen positif tersebut diperkirakan terjadi bersamaan dengan momentum penataan ulang portofolio indeks global. Sesuai dengan kalender bursa, agenda rebalancing MSCI dijadwalkan berlangsung pada tanggal 29 Mei 2026.
"Kita yakin dan percaya bahwa bursa kita kedepan akan semakin kuat Mudah-mudahan kita akan melihat langsung setelah tanggal 29 ini," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Dalam kunjungan ini, Dasco mengapresiasi otoritas pasar modal yang terus menjaga stabilitas pasar. Koordinasi ketat terus dilakukan bersama regulator untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang fluktuatif.
"Semua yang dilakukan atas kerja keras dan niat baik ini akan memiliki hasil Itu saja dari saya dan terima kasih atas kerja keras dari Direksi Bursa maupun OJK, yang beberapa hari ini telah bersusah-payah kemudian menghadapi situasi, yang disebabkan oleh pasar global maupun dinamika di dunia," ucapnya.
Kunjungan ini merupakan pemantauan langsung kedua yang dilakukan oleh Dasco di BEI, setelah kedatangan sebelumnya pada Maret 2025. Kehadirannya kali ini juga didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi sektor keuangan negara.
Beberapa pejabat yang hadir meliputi Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Chief Executive Officer BPI Danantara Rosan Roeslani, dan Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria, serta jajaran direksi BEI.
Melalui pertemuan tersebut, Dasco menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang solid dengan para pelaku pasar luar negeri. Fokus utama koordinasi ini adalah memastikan kenyamanan dan keamanan modal yang berputar di Indonesia.
"Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas, bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global yang akan masuk di bursa dan sedang di bursa," imbuhnya.