Pemprov DKI Terapkan Tarif Khusus Bus Transjabodetabek Rute Bandara Soetta

Pemprov DKI Terapkan Tarif Khusus Bus Transjabodetabek Rute Bandara Soetta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera memberlakukan tarif khusus untuk layanan bus Transjabodetabek rute Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menuju Blok M. Kebijakan penyesuaian harga ini direncanakan mulai berlaku pada Selasa, 12 Mei 2026, setelah masa tarif promo berakhir.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa perbedaan tarif ini dipengaruhi oleh jarak tempuh yang jauh serta tingginya biaya operasional di kawasan bandara. Dilansir dari Money, beban subsidi yang besar menjadi alasan utama penyesuaian harga tiket tersebut.

"Kenapa yang Soekarno Hatta berbeda? Yang pertama karena jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga cost-nya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain,” jelas Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Keputusan ini diambil guna mengantisipasi pembengkakan beban subsidi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Saat ini, terdapat 14 armada bus yang dioperasikan untuk melayani rute sepanjang 65,1 kilometer tersebut dengan fasilitas kompartemen khusus koper.

"Untuk rute SH2 Blok M ini, Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan selama 3 bulan terutama dalam rangka menyambut Idulfitri, kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp 3.500 selama 3 bulan ini," ujar Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Penerapan tarif promo sebesar Rp3.500 telah berlangsung sejak 12 Maret 2026 dan akan segera dievaluasi oleh pihak pemerintah daerah. Setelah masa promo usai, besaran tarif normal yang akan dibebankan kepada setiap penumpang diperkirakan mencapai belasan ribu rupiah.

"Setelah itu kami akan melakukan evaluasi, karena memang bebannya terlalu berat dan juga subsidinya terlalu besar, kami akan menaikkan angkanya, range-nya antara Rp 10.000 sampai dengan Rp 15.000," jelas Pramono, Gubernur DKI Jakarta.

Layanan ini memiliki durasi perjalanan sekitar 121 menit dengan pemberhentian di 23 titik berbeda serta waktu tunggu antarbus selama 10 hingga 20 menit. Sementara itu, tarif Transjakarta untuk rute reguler lainnya dipastikan tetap normal pada angka Rp2.000 hingga Rp3.500.

Artikel terkait

Rekomendasi