Tembok bagian belakang SDN 08 Tebet Barat, Jakarta Selatan, dilaporkan roboh pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Insiden ini mengakibatkan material bangunan menutupi akses jalan serta saluran air di sekitar lokasi sekolah.
Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti, mengonfirmasi bahwa intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu utama runtuhnya struktur pembatas tersebut. Dilansir dari Megapolitan, peristiwa ini juga berdampak pada jaringan kabel yang tertimpa reruntuhan.
"Tembok roboh akibat curah hujan tinggi," kata Nanto saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (5/5/2026).
Upaya evakuasi segera dilakukan oleh petugas dari Kelurahan Tebet Barat dengan mengangkat puing-puing yang menyumbat saluran air. Hingga Selasa pagi, aktivitas pembersihan masih terus berlangsung menggunakan karung-karung untuk memindahkan sisa material.
Kepala Satgas BPBD Jakarta Selatan, Kendar, memberikan penjelasan tambahan mengenai kondisi fisik bangunan yang dinilai sudah tidak layak. Berdasarkan pemeriksaan lapangan, tembok tersebut memang sudah mengalami degradasi kualitas secara signifikan.
"Dari hasil assessment tembok tersebut usia bangunan sudah tua dan lapuk serta bagian bawah tembok terkikis air," jelas Kendar saat dihubungi terpisah.
Penilaian tim BPBD menunjukkan bahwa kerusakan tersebut berdampak pada area fungsional sekolah. Kendar menyebutkan bahwa terdapat lima petak bangunan yang terdampak, di mana seluruh area tersebut merupakan bagian yang digunakan sebagai fasilitas kantin siswa.