Rencana penguatan pertahanan wilayah Jawa Timur bergulir ke Kabupaten Ngawi melalui persiapan pembangunan markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, yang ditinjau langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin pada Selasa (26/5/2026).
Kunjungan kerja petinggi militer tersebut diawali dengan penyambutan oleh Komandan Kodim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi di lapangan helipad Yon Armed 12/Kostrad.
Dilansir dari madiun.jatimtimes.com, rombongan kemudian bergerak menuju lokasi proyek untuk menerima pemaparan teknis dari Dandim 0805/Ngawi mengenai kondisi geografis lahan, aksesibilitas wilayah, hingga rancangan tata letak bangunan demi memastikan kesiapan infrastruktur strategis tersebut.
Kebijakan penambahan satuan baru ini diarahkan untuk memperkuat persebaran kekuatan TNI Angkatan Darat sekaligus memicu dampak kesejahteraan bagi sektor perekonomian masyarakat sekitar markas komando.
“Proses pembangunan harus memperhatikan aspek strategis, keamanan, serta manfaat bagi masyarakat,” ujar pangdam saat meninjau lokasi.
Evaluasi kesiapan program di wilayah kerja Kodim 0805/Ngawi ini kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berada di Desa Kerek, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.