Sebuah truk pengangkut ekskavator mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Marunda Makmur, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pada Senin (11/5/2026) sore akibat gangguan sistem pengereman. Insiden yang terjadi saat kendaraan sedang menanjak tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan dan sepeda motor warga mengalami kerusakan cukup parah.
Kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi BG 8153 IW melaju dari arah Marunda menuju Cilincing. Dilansir dari Megapolitan, pihak kepolisian menyebut kendaraan tidak mampu menanjak di Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT) karena beban muatan yang berat sebelum akhirnya mundur tidak terkendali.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Sugihartono memberikan penjelasan detail mengenai penyebab teknis insiden yang melibatkan pengemudi berusia 19 tahun tersebut.
"Kendaraan yang dikemudikan oleh MRK (19) melaju dari arah Marunda, Bekasi menuju Cilincing, Jakarta Utara. Setibanya di TKP jalan menanjak, kendaraan truk tersebut mengalami gangguan teknis pada bagian pengereman atau rem blong," katanya saat dihubungi Kompas.com pada Senin.
Setelah mengalami kegagalan fungsi rem, truk bermuatan alat berat itu meluncur mundur ke arah belakang dan menghantam beberapa unit tempat usaha di sisi jalan.
"Kemudian kendaraan truk tersebut melaju mundur dan membentur warung kopi dan warung tegal (warteg) milik K dan warung rumah makan padang milik W," katanya.
Selain merusak bangunan permanen dan semi-permanen, kendaraan besar tersebut juga melindas sejumlah sepeda motor yang terparkir di area tersebut.
"Kasus tersebut telah diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan," tambahnya.
Kepolisian memastikan bahwa meskipun terjadi kerusakan material yang signifikan pada bangunan dan kendaraan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
“Ketika hendak melewati Jembatan BKT, karena beban muatan yang berat sehingga mobil mundur ke belakang ke sisi kiri jalan,” ujar Sugihartono saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan, Senin.
Penjelasan lebih lanjut diberikan mengenai kondisi tiga unit sepeda motor yang menjadi sasaran hantaman truk saat kecelakaan berlangsung.
“Yang jelas enggak ada korban, cuma materi saja. Motor tiga yang sedang terparkir dan mengenai dua unit rumah tinggal dan satu warung Padang,” kata dia.
Kepolisian saat ini telah mengamankan lokasi kejadian guna melakukan pendataan lebih rinci terkait kerugian materi yang diderita para pemilik warung dan motor.
“Kami masih menunggu laporan lengkap dari anggota di lapangan,” ujar Sugihartono.