Donald Trump Klaim Pertumbuhan Lapangan Kerja AS Capai 115 Ribu

Donald Trump Klaim Pertumbuhan Lapangan Kerja AS Capai 115 Ribu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menonjolkan pencapaian ekonomi melalui laporan tenaga kerja bulan April yang menunjukkan penambahan 115.000 lapangan kerja baru pada Jumat, 8 Mei 2026. Angka tersebut melampaui prediksi para analis ekonomi yang sebelumnya memperkirakan pertumbuhan hanya sebesar 55.000 posisi baru.

Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) mencatat bahwa sektor korporasi Amerika Serikat berkontribusi besar terhadap serapan tenaga kerja tersebut. Meski terjadi penambahan lapangan kerja yang signifikan, tingkat pengangguran di negara itu dilaporkan tetap stabil pada angka 4,3 persen menurut laporan The Mirror.

Melalui akun Truth Social miliknya, Trump memberikan apresiasi kepada warga Amerika yang telah mendapatkan pekerjaan baru dalam kurun waktu satu bulan tersebut. Ia juga menggunakan momentum tersebut untuk menyuarakan kritik terhadap para pengamat ekonomi yang meragukan kekuatan kebijakannya.

"Happy Mother’s Day weekend to all." tulis Donald Trump, Presiden AS.

Trump menyatakan bahwa jumlah warga yang bekerja saat ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah negara tersebut. Ia menilai para ekonom Bloomberg telah meremehkan ketahanan ekonomi yang ia bangun di tengah tantangan kebijakan moneter.

"Especially to the 115 THOUSAND AMERICANS who found jobs in the month of April alone," tulis Donald Trump, Presiden AS.

Dalam pesan yang sama, Trump menyinggung hambatan yang muncul dari pihak oposisi dan pimpinan otoritas moneter Federal Reserve. Ia menegaskan bahwa agenda administrasinya tetap berfokus pada keamanan dan kekayaan nasional.

"As usual, over 90 percent of Bloomberg Economists (nearly all of whom have a 'Terminal' case of TRUMP DERANGEMENT SYNDROME!) underestimated the strength of the Trump Economy," tulis Donald Trump, Presiden AS.

Presiden juga menyoroti kondisi pasar modal di mana indeks S&P 500 sempat menembus rekor tertinggi di angka 7.000 poin. Namun, di sisi lain, inflasi dilaporkan melonjak hingga 3,3 persen pada Maret 2026 yang berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak hingga di atas 4,50 dolar AS per galon.

"Despite the best efforts of Jerome 'Too Late and Won't Leave' Powell, and the America Hating Democrat Party, more Americans are working today than ever before." tulis Donald Trump, Presiden AS.

Terkait perayaan hari besar bagi kaum perempuan, Trump sempat memberikan pernyataan dalam acara di Rose Garden Gedung Putih. Ia memberikan perspektif tersendiri mengenai peran seorang ibu dalam struktur masyarakat Amerika.

"Happy Mother’s Day and, know that, we are MAKING AMERICA WEALTHY AND SAFE AGAIN! President DONALD J. TRUMP," tulis Donald Trump, Presiden AS.

Dalam acara tersebut, ia memuji kontribusi para ibu dalam mendidik generasi penerus bangsa. Meski memberikan pujian, ia sempat melontarkan pernyataan bahwa menjadi ibu bukanlah sebuah pekerjaan dalam arti konvensional karena dilakukan atas dasar kasih sayang.

"America's moms" puji Donald Trump, Presiden AS.

Trump kemudian memberikan penekanan bahwa tugas mendidik anak adalah tanggung jawab yang sangat vital bagi masa depan negara. Ia menyadari pentingnya peran tersebut bagi stabilitas sosial nasional.

"raising the future of our country -- the most important thing there is." kata Donald Trump, Presiden AS.

Pernyataan tersebut segera diikuti dengan klarifikasi mengenai signifikansi tugas tersebut secara profesional di Amerika. Ia menyatakan bahwa secara fungsional, ibu memegang posisi paling krusial di wilayah manapun.

"because when you love it, it’s not a job." ujar Donald Trump, Presiden AS.

Trump menutup sambutannya dengan menyampaikan harapan terbaik bagi seluruh ibu yang hadir di acara tersebut. Ia menegaskan kembali rasa bangganya terhadap kinerja para ibu di seluruh penjuru negeri.

"But for this purpose, you have the most important job in America, or anywhere else. And you’re doing an incredible job. I just want to wish you all a very happy Mother’s Day." kata Donald Trump, Presiden AS.

Dalam rangkaian acara terpisah di East Room, Trump dan Ibu Negara Melania Trump juga mengundang para ibu dari kalangan militer. Pada kesempatan itu, ia sempat memberikan komentar spontan saat mengajak salah satu tamu untuk berbicara di podium.

"she looked so great," kata Donald Trump, Presiden AS.

Trump mengakui bahwa undangan tersebut bersifat mendadak dan didasarkan pada kesan visual saat ia melihat tamu tersebut di kerumunan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi spontan dalam resepsi resmi tersebut.

"She had no idea she was gonna be doing that," ujar Donald Trump, Presiden AS.

Kehadiran para ibu dari keluarga militer ini menjadi bagian dari upaya administrasi Trump untuk mengakui pengorbanan dan dukungan keluarga dalam menjaga keamanan nasional.

"But I looked at her, I said 'she looks so great, I'm gonna get her up here.'" tutup Donald Trump, Presiden AS.

Artikel terkait

Rekomendasi