PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai sebesar Rp1,35 triliun untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (22/4/2026), demi memberikan imbal hasil tinggi bagi para pemegang saham.
Nilai keuntungan atau dividend yield dari saham perusahaan mamin ini menyentuh angka 8,18 persen, seperti dilansir dari Stocksetup. Rasio pengembalian tersebut setara dengan empat kali lipat dari rata-rata bunga deposito rupiah di bank umum saat ini yang berada di kisaran 2 persen.
Keputusan rapat para pemegang saham menetapkan bahwa investor akan menerima dividen tunai senilai Rp130 per lembar saham. Angka yield 8,18 persen diperoleh berdasarkan posisi harga saham ULTJ yang ditutup pada level Rp1.590 per lembar pada perdagangan Jumat (24/4/2026).
Total dana dividen yang disiapkan emiten sebesar Rp1.351.763.000.000 ini hampir menyamai seluruh perolehan laba bersih perusahaan sepanjang tahun 2025. Kondisi kas yang kuat tecermin dari saldo laba ditahan ULTJ per 30 Desember 2025 yang mencapai Rp7,53 triliun dengan total ekuitas tercatat Rp8,31 triliun.
Berdasarkan jadwal resmi perseroan, batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar tunai jatuh pada 5 Mei 2026, yang juga menjadi tanggal pencatatan pemegang saham. Selanjutnya, tahap pembayaran dividen tunai kepada investor dijadwalkan berlangsung pada 22 Mei 2026.