PT Unggul Indah Cahaya Tbk bersiap mendistribusikan dividen tunai final tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp554,68 miliar atau setara Rp1.447 per lembar saham. Pengalokasian dana keuntungan ini menyusul perolehan laba bersih perseroan yang menyentuh angka US$36,98 juta pada akhir tahun lalu.
Dilansir dari Investor Daily melalui koranmanado.co.id, keputusan pembagian keuntungan tersebut telah mendapatkan persetujuan mutlak dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 Mei 2026 di Jakarta. Forum tersebut didukung penuh oleh seluruh pemegang saham yang hadir atau mewakili 70,51 persen hak suara.
Manajemen emiten berkode saham UNIC ini mengonversi nilai dividen menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per 12 Mei 2026 sebesar Rp17.415 per dolar AS. Jumlah dividen final ini akan dialokasikan kepada pemilik 383.331.363 lembar saham perseroan.
Sebelumnya, produsen tunggal bahan baku deterjen jenis Alkylbenzene di Indonesia ini telah mengucurkan dividen interim sebesar Rp82,41 miliar atau Rp215 per saham pada Oktober 2025. Melalui penggabungan kedua tahapan pembayaran tersebut, total keseluruhan dividen UNIC tahun buku 2025 mencapai Rp637,09 miliar atau Rp1.662 per lembar saham.
Dalam rapat tahunan tersebut, pemegang saham juga menyepakati penyisihan dana cadangan wajib sebesar USD 100.000 dari laba tahun berjalan. Hingga akhir Desember 2025, perusahaan tercatat masih mengantongi saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$238,904 juta dengan total ekuitas US$322,90 juta.
Proses penyaringan daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen dijadwalkan berakhir pada 2 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Sementara itu, periode ex dividen di pasar reguler dipatok pada 29 Mei 2026, diikuti cum dividen pasar tunai serta penutupan pencatatan penerima hak pada 2 Juni 2026. Tahapan pembayaran dividen tunai kepada investor dijadwalkan rampung seluruhnya pada 9 Juni 2026.