Tiga indeks utama di bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat hingga mencatatkan rekor tertinggi baru pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Sentimen positif ini dipicu oleh kinerja emiten yang solid serta meredanya ketegangan geopolitik global antara Amerika Serikat dan Iran.
Dilansir dari Money, indeks S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 0,81 persen ke posisi 7.259,22, sementara Nasdaq Composite melonjak hingga 1,03 persen ke level 25.326,13. Pada saat yang sama, Dow Jones Industrial Average turut menguat 0,73 persen ke angka 49.298,25.
Seluruh sektor dalam indeks S&P 500 berakhir di zona hijau dengan sektor material memimpin penguatan sebesar 1,67 persen. Sektor teknologi informasi menyusul di posisi kedua dengan kenaikan 1,63 persen didorong oleh optimisme terhadap kecerdasan buatan (AI).
Sektor semikonduktor menunjukkan performa impresif setelah indeks PHLX Semiconductor melonjak 4,2 persen ke rekor tertinggi. Saham Intel Corporation melesat 13 persen setelah muncul laporan mengenai potensi kerja sama dengan Apple Inc., sementara saham AMD naik sekitar 4 persen.
Pertumbuhan laba agregat perusahaan dalam S&P 500 pada kuartal pertama tahun ini berada di jalur kenaikan 28 persen secara tahunan. Pencapaian tersebut tercatat sebagai laju pertumbuhan tercepat sejak tahun 2021 berdasarkan data London Stock Exchange Group.
Strategis investasi dari U.S. Bank Wealth Management memberikan pandangannya mengenai kondisi pasar saat ini yang dipengaruhi oleh fundamental perusahaan. Penilaian tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi dalam jangka panjang.
"Pasar mengikuti fundamental. Laba masuk cukup kuat, dan harapannya akan berlanjut hingga akhir tahun," ujar Tom Hainlin, U.S. Bank Wealth Management.
Pihaknya juga menyoroti bahwa pengeluaran di sektor bisnis tetap stabil di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Fokus utama investasi terlihat pada pengembangan teknologi produktivitas dan kecerdasan buatan yang terus berkembang.
"Pasar mengikuti fundamental. Laba masuk cukup kuat, dan harapannya akan berlanjut hingga akhir tahun," ujar Tom Hainlin, U.S. Bank Wealth Management.
Dari sisi makroekonomi, jumlah lowongan pekerjaan di AS pada Maret tercatat sebanyak 6,866 juta, sedikit melampaui estimasi awal sebesar 6,835 juta. Sementara itu, indeks aktivitas sektor jasa dari ISM berada pada level 53,6 untuk periode April.
Beberapa emiten individu juga mencatatkan lonjakan harga saham signifikan setelah rilis laporan keuangan mereka. Saham DuPont de Nemours Inc. melonjak 8,4 persen, disusul Pinterest Inc. yang melesat 6,9 persen, dan Archer-Daniels-Midland Company yang naik 3,8 persen.