Ribuan warga memadati kawasan Jalan Batutulis, Kota Bogor, untuk menyaksikan prosesi Kirab Mahkota Binokasih yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Jumat (8/5/2026) malam. Berdasarkan laporan Megapolitan, massa memenuhi trotoar di depan Museum Pajajaran guna melihat iring-iringan budaya tersebut.
Kepadatan terpantau sejak sore hari di sepanjang jalur kanan Jalan Batutulis yang telah dipasangi karpet merah. Sejumlah perlengkapan upacara seperti ornamen janur kuning, payung kebesaran, hingga kereta kencana dan kuda tunggangan disiapkan untuk membawa para pejabat memulai kirab.
Antusiasme masyarakat terlihat dari sorakan yang ditujukan kepada Dedi Mulyadi saat warga menunggu di seberang museum. Suasana di lokasi sempat terasa gerah akibat berjubelnya penonton yang saling berdesakan di sepanjang trotoar.
"Bapak aing (julukan Dedi Mulyadi)! Hidup bapak aing!" teriak warga sambil menunggu prosesi kirab di Museum Pajajaran.
Salah satu warga asal Pabuaran, Yulia (40), mengaku telah bersiap di lokasi sejak pukul 17.00 WIB meskipun harus menahan panas dan berdesakan. Ia merasa bangga karena perhelatan budaya ini merupakan momen perdana yang digelar di wilayah tersebut.
"Gerah banget, panas nih sampai berkipas-kipas terus. Tapi semangat dong, kita mau ikut arak-arakan. Pokoknya senang banget gitu, bangga banget pokoknya," kata Yulia, warga yang hadir di Batutulis.
Ria (46), rekan Yulia yang juga hadir sejak sore, sengaja datang setelah mendapatkan informasi acara melalui media sosial. Ia menaruh harapan besar untuk bisa melihat langsung sosok Gubernur Jawa Barat dalam rangkaian acara tersebut.
"Emang ditunggu-tunggu dari kemarin. Kita melihat dari TikTok ya, kita gas saja deh. Pengen langsung bertatap langsung sama Kang Dedi langsung," ujar Ria.
Keinginan Ria tidak sebatas menonton, namun ia berencana mengikuti rombongan kirab dengan berjalan kaki hingga titik akhir. Dirinya menyatakan tidak keberatan meski harus berdiri lama di tengah kerumunan massa.
"Mau ikut jalan, enggak capek, enggak takut capek. Semangat, berdiri pun kayak begini sudah satu jam kita berdiri," jelas Ria.
Rangkaian Kirab Mahkota Binokasih dijadwalkan mulai bergerak dari Museum Pajajaran sekitar pukul 20.00 WIB menuju Lawang Suryakencana. Prosesi ini dimeriahkan oleh penampilan seni dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, pasukan berkuda, serta keterlibatan 885 penari.