Warga Sintang Minta Bantuan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Perbaiki Jalan

Warga Sintang Minta Bantuan Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda Perbaiki Jalan

Kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di Sintang, Kalimantan Barat, memicu keputusasaan warga setempat hingga meminta bantuan kepada tokoh dari luar daerah. Dilansir dari Suara, seorang warganet melalui akun @elisabetmurni menyampaikan keluhannya terkait akses jalan yang memprihatinkan dan sulit dilalui.

Kerusakan jalan tersebut dilaporkan sangat kontras dengan kebutuhan mobilitas masyarakat, di mana tumpukan tanah tebal membuat kendaraan sulit melintas. Akibat rasa frustrasi terhadap progres perbaikan di wilayahnya, warga tersebut nekat menghubungi mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan tokoh Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Aksi ini dilakukan karena warga menilai upaya meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebelumnya belum membuahkan hasil yang signifikan. Pada 29 Maret 2026, permintaan bantuan kepada Dedi Mulyadi atau Kang Dedi mendapatkan respons berupa simbol api di media sosial yang sempat menumbuhkan harapan warga.

Selain kepada Kang Dedi, permintaan serupa juga ditujukan kepada Sherly Tjoanda agar bersedia meninjau langsung lokasi kerusakan di Sintang. Warga tersebut merekam permohonannya yang mengharapkan kehadiran kedua tokoh tersebut untuk membawa perubahan pada kondisi jalan di daerah mereka.

"Dari kemarin aku hanya minta tolong dengan Pak KDM. Nah hari ini aku minta tolonglah dengan Bu Sherly. Tolonglah Bu Sherly," ujar warga tersebut dalam rekaman.

Harapan sempat muncul ketika beberapa pekan setelah unggahan tersebut viral, pemerintah setempat mulai melakukan tindakan perbaikan di lokasi. Pada unggahan tanggal 6 Mei 2026, warga sempat memberikan apresiasi karena melihat adanya alat berat dan upaya perbaikan yang mulai berjalan.

"Bapak KDM, saya nggak jadi pinjam, karena mereka benar-benar mau memperbaiki," kata Elisabeth dalam unggahannya.

Namun, situasi kembali memburuk ketika proses perbaikan dinilai tidak dilakukan secara menyeluruh dan terkesan setengah hati. Berdasarkan laporan terbaru pada Selasa, 12 Mei 2026, banyak titik jalan yang masih tertutup tanah tebal hingga membahayakan pengendara motor.

Kondisi jalan yang kembali sulit diakses membuat warga kembali menyuarakan keluhannya melalui media sosial Instagram. Mereka berharap ada tindakan yang lebih konkret agar akses jalan utama di Sintang benar-benar dapat berfungsi normal bagi masyarakat luas.

"Kang Dedi, kadie kang Dedi. Tulungin kang Dedi," ucapnya dalam unggahan video yang menunjukkan kondisi terkini jalan tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi