Warga Cipinang Tewas Tertabrak Kereta Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Warga Cipinang Tewas Tertabrak Kereta Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Seorang warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertabrak kereta api saat berupaya melerai aksi tawuran antar-kelompok remaja di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa (5/5/2026) malam. Insiden berdarah yang melibatkan penggunaan senjata tajam dan kembang api ini terjadi di area perlintasan kereta api.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Megapolitan, bentrokan tersebut terekam dalam video yang memperlihatkan dua kelompok remaja saling menyerang menggunakan batu hingga kembang api ke arah rel kereta. Kondisi di lokasi kejadian pasca-tawuran menyisakan pecahan kaca dan tumpukan batu yang berserakan di pinggir jalan.

Ketua RW 10 Cipinang, Endang, mengonfirmasi bahwa korban jiwa dalam peristiwa tersebut merupakan salah satu warganya. Korban diketahui tertabrak kereta rel listrik (KRL) yang sedang melintas di lokasi kejadian saat situasi masih memanas.

"Warga saya, RT 6, RW 10, atas nama Nur Hasan, iya korban tertabrak KRL dari arah Bekasi menuju Stasiun Jatinegara," kata Endang, Ketua RW 10 Cipinang.

Endang menjelaskan bahwa Nur Hasan baru saja menyelesaikan ibadah shalat Isya di masjid sebelum melihat adanya kerumunan tawuran. Korban yang masih mengenakan baju koko tersebut diduga tidak menyadari kedatangan kereta saat hendak menghentikan pertikaian tersebut.

"Kemungkinan itu mau misahin tawuran, tapi itu enggak lihat adanya kereta lewat makanya ketabrak, karena pas kejadian masih pakai baju koko," tutur Endang, Ketua RW 10 Cipinang.

Secara terpisah, pihak kepolisian menyatakan bahwa titik bentrokan merupakan wilayah perbatasan antara Kecamatan Jatinegara, Duren Sawit, dan Pulogadung. Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit Iptu Bayu menyebutkan hingga saat ini belum ada pelaku yang ditangkap.

"Iya perbatasan, kalau di kita enggak ada yang diamankan, kalau penyebab masih didalami kemungkinan karena yang dulu-dulu," ucap Iptu Bayu, Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit.

Meskipun menyisakan kerusakan material dan korban jiwa, arus lalu lintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai terpantau kembali normal pada Rabu (6/5/2026) pagi. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait motif utama di balik aksi serangan antar-kelompok remaja tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi