Sebagian besar wilayah di Kepulauan Maluku diproyeksikan akan dilanda hujan pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kondisi atmosfer di kawasan Indonesia Timur ini memperlihatkan tingkat kelembapan yang tinggi.
Faktor kelembapan tersebut memicu pertumbuhan awan kumulonimbus di sejumlah titik. Seperti dilansir dari Regional, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan hampir seluruh kota administratif di Maluku dan Maluku Utara akan melewati hari yang basah.
Situasi cuaca ini menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh sektor transportasi laut. Moda transportasi tersebut merupakan urat nadi utama bagi pergerakan antar pulau di wilayah setempat.
BMKG mengeluarkan rincian data prakiraan cuaca, suhu, beserta tingkat kelembapan udara untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara.
| Wilayah | Kondisi Cuaca | Suhu (°C) | Kelembapan (%) |
|---|---|---|---|
| Hujan Ringan | 25-29 | 77-96 | Hujan Ringan |
| 19-24 | 87-99 | Hujan Ringan | 27-29 |
| 76-85 | Hujan Petir | 23-28 | 80-99 |
Mitigasi Dampak Cuaca Buruk di Wilayah Kepulauan
Wilayah Maluku Tengah dilaporkan berpotensi mengalami suhu udara yang cukup rendah hingga menyentuh angka 19 derajat Celcius. Tingkat kelembapan yang tinggi di kawasan tersebut dapat memicu kondisi udara menjadi sangat dingin dan basah.
Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga imunitas tubuh guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan pada saluran pernapasan. Sementara itu, peringatan dini mengenai potensi hujan petir di Halmahera Utara juga memerlukan perhatian khusus.
Masyarakat setempat diminta untuk membatasi aktivitas di area pesisir pantai maupun laut lepas ketika awan mendung gelap mulai terlihat. Pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui saluran resmi BMKG sangat diperlukan demi menjaga keselamatan mobilitas warga.