PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) berhasil membukukan penyaluran pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai lebih dari Rp 800 miliar hingga kuartal I-2026, sebagaimana dilansir dari Keuangan pada Kamis (4/6/2026).
Pertumbuhan alokasi dana modal usaha tersebut berjalan beriringan dengan dinamika pergerakan ekonomi, kebutuhan pasar, serta arah strategi bisnis yang diterapkan oleh perusahaan.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan bahwa ekspansi bisnis tetap berjalan secara aman dan terukur di tengah situasi pasar yang terus berubah.
"Penyaluran pembiayaan serta perkembangannya dari tahun ke tahun tetap menyesuaikan kondisi ekonomi, kebutuhan pasar, dan selaras dengan strategi bisnis perusahaan," ujar Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa.
Manajemen perusahaan menerapkan prinsip analisis yang prudent atau hati-hati demi menjaga kualitas dari pembiayaan yang disalurkan kepada para pelaku sektor UMKM tersebut.
Pengawasan terhadap portofolio juga dilakukan secara berkala, di mana distribusi pembiayaan diselaraskan dengan profil risiko serta situasi pasar yang sedang berkembang.
Meskipun demikian, terdapat sejumlah hambatan yang dihadapi dalam proses penyaluran dana, seperti variasi karakteristik usaha, fluktuasi daya beli masyarakat, hingga kemampuan pelaku usaha dalam mengelola arus kas.
Namun, pihak manajemen tetap memandang optimistis prospek pertumbuhan segmen ini hingga akhir tahun karena tingginya permintaan modal dari para pelaku usaha.
Berdasarkan data resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total piutang pembiayaan UMKM pada industri multifinance nasional tercatat menyentuh angka Rp 160,60 triliun per Maret 2026, yang merepresentasikan 29,54% dari keseluruhan piutang industri pembiayaan.