PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menyiapkan strategi khusus guna mengoptimalkan penyaluran pembiayaan modal kerja di tengah kondisi ekonomi yang dinamis pada Senin (11/5/2026). Langkah ini diambil perusahaan untuk menjaga keberlanjutan kualitas pembiayaan melalui penerapan prinsip kehati-hatian yang ketat.
Penyaluran pembiayaan modal kerja tersebut tetap mengedepankan analisis risiko yang mendalam. Dilansir dari Keuangan, sektor perdagangan, wirausaha, serta pertanian menjadi penyerap paling dominan dalam struktur pembiayaan yang dikelola oleh perusahaan saat ini.
Direktur sekaligus Corporate Secretary WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, menjelaskan bahwa industri multifinance akan terus berupaya mendorong penyaluran dana dengan mempertimbangkan kualitas usaha para debitur secara berkelanjutan.
"Kami memandang industri multifinance tetap mendorong penyaluran pembiayaan dengan mengedepankan prinsip analisa risiko yang prudent serta memperhatikan kualitas dan keberlanjutan usaha debitur," ujarnya Cincin Lisa Hadi, Direktur WOM Finance.
Penerapan manajemen risiko secara disiplin menjadi fokus utama untuk memastikan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) berada pada level stabil. Perusahaan juga melakukan penguatan pada aspek digital guna menunjang proses operasional.
"Perusahaan akan menjalankan berbagai strategi pendukung melalui penguatan proses analisa risiko, optimalisasi layanan dan proses digital," tutur Cincin Lisa Hadi, Direktur WOM Finance.
Berdasarkan catatan kinerja perusahaan, akumulasi total pembiayaan modal kerja telah menembus angka lebih dari Rp 1 triliun dalam kurun waktu dua tahun terakhir hingga awal 2026. Angka ini diproyeksikan masih memiliki ruang untuk terus tumbuh seiring dengan meningkatnya kebutuhan pasar akan modal usaha.
Pihak manajemen menyatakan optimisme terhadap prospek bisnis pembiayaan yang sejalan dengan peningkatan aktivitas dunia usaha. Penguatan strategi penyaluran menjadi kunci utama bagi perusahaan untuk meraih pertumbuhan bisnis yang sehat di masa depan.