Sebuah video yang memperlihatkan aksi rombongan penumpang melantunkan selawat di dalam gerbong MRT menjadi viral di media sosial. Tidak hanya melantunkan doa, kelompok tersebut juga terlihat memainkan alat musik rebana selama berada di perjalanan.
Peristiwa ini diketahui terjadi di MRT rute Kajang, Kuala Lumpur, Malaysia, seperti dilansir dari Suara. Sejumlah pria dan wanita terlihat berdiri di ujung gerbong sambil berselawat dengan suara yang cukup lantang.
Salah satu poster yang dibawa oleh rombongan ibu-ibu dalam video tersebut bertuliskan "Kereta Api Selawat MRT Kajang". Tulisan ini memicu dugaan netizen bahwa kegiatan keagamaan di ruang publik tersebut memang sengaja direncanakan secara terorganisir.
Aksi ini memicu perdebatan hangat di kalangan netizen karena dilakukan di dalam transportasi umum yang sedang dipenuhi penumpang lain. Dalam rekaman video, area gerbong di sebelahnya tampak cukup padat dan para penumpang lain hanya diam menyaksikan situasi tersebut.
Unggahan ini semakin ramai diperbincangkan setelah dibagikan ulang oleh akun Threads @ashad.hadi yang menyatakan perasaan risihnya terhadap aksi rombongan itu.
"Inilah yang dimaksud fenomena GHULUW (melampaui batas). Saya Islam. Tapi entah saya risih juga sama saudara seiman saya yang terlalu berlebihan dalam hal agama yang bahkan itu bukan hal yang wajib dalam syariatnya," tulis akun tersebut.
Pemilik akun juga mengungkapkan bahwa dirinya pribadi tidak menyukai model dakwah atau kegiatan keagamaan yang dilakukan dengan cara seperti itu di tempat umum.
"Entah emang saya yang kurang iman atau gimana. Pokoknya saya nggak suka model beginian," sambungnya lagi.
Banyak netizen yang menyatakan kesepahaman dengan opini tersebut dan menilai fasilitas transportasi umum kurang tepat dijadikan tempat untuk aksi kelompok ini.
"Sepakat. Saya malu lihat beginian. Apaan sih norak," komentar salah satu netizen.
"Alhamdulillah itu bukan di Indonesia," tulis netizen lainnya.
"Saya juga tidak suka dan ini memalukan umat Islam," sahut netizen lainnya.