PPIH Imbau Jemaah Haji Bagikan Pengalaman Positif

PPIH Imbau Jemaah Haji Bagikan Pengalaman Positif

Pembimbing Ibadah PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Bandara Anis Diyah mengimbau jemaah haji Indonesia untuk hanya menyebarkan pengalaman positif kepada keluarga dan tetangga saat tiba di Tanah Air pada Senin (7/6/2026).

Himbauan tersebut disampaikan untuk memotivasi masyarakat lain agar tergerak melaksanakan ibadah ke Tanah Suci melalui tradisi silaturahmi open house yang biasa digelar usai kepulangan jemaah, seperti dilansir dari Detikcom.

"Jangan lupa kita menyampaikan pengalaman-pengalaman positif yang bisa menjadi pembangkit spirit semangat keluarga kita, terutama yang belum pernah ke Tanah Suci, agar mereka tergugah, terpanggil untuk beribadah ke Tanah Suci," kata Anis dalam keterangannya, Senin (7/6/2026).

Penyebaran nilai kebersamaan, gotong royong, hingga kesetaraan antarumat manusia yang dirasakan selama pelaksanaan rukun Islam kelima menjadi poin penting yang ditekankan oleh pihak PPIH.

"Bagaimana semua hamba Allah ketika di Padang Arafah, ketika tawaf di sekitar Kakbah, itu (nilai kesetaraan) perlu kita sampaikan," jelas Anis, Pembimbing Ibadah PPIH Arab Saudi Daker Bandara.

Sebaliknya, jemaah haji diminta dengan tegas untuk menjaga kerahasiaan hal-hal buruk atau aib yang sempat terjadi selama di Tanah Suci, baik yang menimpa diri sendiri maupun jemaah lainnya.

"Kenapa itu tidak perlu kita ceritakan? Supaya tidak melahirkan argumentasi dan penilaian yang tidak perlu. Misalkan mengatakan, 'Oh ini karena di rumahnya mungkin dia tidak baik', dan sebagainya. Belum tentu," terang Anis.

Penurunan kondisi fisik atau ujian yang menimpa jemaah di Arab Saudi dipandang sebagai bagian dari cara pembersihan dosa, sehingga cerita yang berlebihan dikhawatirkan dapat memicu spekulasi negatif.

"Jadi sesuai porsinya saja. Apabila kita yakin bahwa hal itu bisa menjadi hikmah, ceritakan tapi sebatas narasi-narasi formal, jangan berlebihan. Selain itu bisa menyebabkan fitnah, juga justru melemahkan motivasi saudara-saudara kita sendiri (untuk berangkat haji)," pungkas Anis.

Artikel terkait

Rekomendasi