Aksi vandalisme sekelompok remaja memicu kebakaran tumpukan ban mobil bekas di dalam gudang batu milik N.V. Veestallen di Croeselaan, Utrecht, pada Jumat sore pukul 15.20 waktu setempat.
Petugas kepolisian dan petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut. Peristiwa ini diberitakan oleh media Utrechtsch Nieuwsblad pada Sabtu, 21 Mei 1966.
Kronologi kejadian bermula saat A. van der Hoef, seorang kepala biro N.V. Veestallen yang berusia 35 tahun, melihat empat anak laki-laki berlari cepat dan memanjat dinding pembatas. Tidak lama kemudian, ia menemukan jerami kering telah dibakar hingga api merembet ke ban mobil bekas serta sebuah ember berisi minyak bekas di dalam area kandang.
Tumpukan ban mobil tersebut diketahui merupakan barang-barang yang ditinggalkan setelah pasar mobil pada hari Selasa sebelumnya. Upaya pemadaman segera dilakukan oleh tim pemadam kebakaran di bawah pimpinan komandan G. Burgemeester.
Api berhasil dikendalikan dengan cepat menggunakan dua semprotan tekanan rendah dan dua semprotan kabut, sementara sejumlah peralatan bergerak berhasil diselamatkan dari lokasi. Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai 5.000 gulden, dengan dampak kerusakan yang terbatas pada ban mobil bekas yang terbakar.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap aksi kenakalan remaja tersebut. Aparat menyatakan bahwa tindakan ini dapat menimbulkan konsekuensi yang jauh lebih serius apabila kebakaran tidak dideteksi secara dini.