Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah

Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat kebakaran melanda rumah pribadinya di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026). Insiden maut ini terjadi saat korban sedang beraktivitas di ruang kerjanya.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan selesai dilokalisir pada pukul 08.46 WIB setelah pengerahan sebanyak 48 personel petugas pemadam kebakaran, dilansir dari Megapolitan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa api dipicu oleh bahan tiner sisa renovasi bangunan, meski kepolisian masih mendalami penyebab pastinya.

Penjaga rumah korban, Harpen (36), menjelaskan bahwa dirinya menyadari situasi darurat setelah mendengar teriakan dari kerabat Haerul yang tinggal di lokasi tersebut. Harpen yang saat itu berada di lantai dasar segera berusaha memberikan pertolongan bersama rekan lainnya.

“Nah, si Alo sama Bang Anto tuh turun ke bawah teriak 'kebakaran!'. Nah, saya kira bapak sudah keluar, ternyata bapak belum keluar,” kata Harpen, Penjaga Rumah.

Upaya pemadaman mandiri sempat dilakukan oleh para saksi dengan menggunakan beberapa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lantai empat. Namun, keterbatasan peralatan membuat api gagal dipadamkan sebelum akhirnya tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

“Keadaan bapak ya… sudah enggak sadar diri sih. Mungkin karena asap ya jadi bapak sudah enggak sadar, karena dilihat dari luar katanya tadi asapnya hitam,” tutur Harpen, Penjaga Rumah.

Harpen menambahkan bahwa pada pagi hari biasanya Haerul melakukan olahraga tenis, namun pada hari kejadian ia memilih berada di ruang kerja. Saat peristiwa berlangsung, istri dan anak Haerul sedang berada di rumah dinas kawasan Pondok Indah.

“Untuk ibu kan emang dari sebelum puasa emang tinggal di Pondok Indah, rumah dinas. Ini rumah pribadi,” kata Harpen, Penjaga Rumah.

Jenazah Haerul Saleh sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Pasar Minggu sebelum akhirnya dibawa oleh pihak keluarga. Tim gabungan dari Identifikasi, Pusat Laboratorium Polri, dan Polres Jakarta Selatan dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki asal muasal api.

Artikel terkait

Rekomendasi