Anggota IV BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah

Anggota IV BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah

Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Haerul Saleh dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran rumah di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026) pagi. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh pihak kepolisian dan rekan mendiang di Partai Gerindra sebagaimana dilansir dari Nasional.

Insiden maut tersebut terjadi di kediaman korban yang berlokasi di Perumahan Tanjung Barat Indah. Kapolsek Jagakarsa AKP Nurma Dewi memastikan identitas korban tewas dalam musibah kebakaran tersebut adalah Haerul Saleh yang merupakan pejabat di instansi BPK.

"Iya benar, korban tewasnya Bapak Haerul Saleh orang BPK," kata Nurma, saat dikonfirmasi.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dipindahkan ke rumah dinas yang berada di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mencatat laporan kebakaran masuk sekitar pukul 07.53 WIB.

Petugas di lapangan berhasil melokalisir api pada pukul 08.46 WIB agar tidak merembet ke bangunan lain. Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal menjelaskan bahwa sumber api pada rumah tiga lantai tersebut diduga berasal dari bahan kimia yang tertinggal.

"Diduga api berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah," kata Asril.

Kepergian Haerul Saleh menyisakan duka mendalam bagi internal Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman mengungkapkan rasa terkejutnya mengingat hubungan personal yang cukup dekat sejak masa pelatihan kaderisasi partai sebelum Pemilu 2014.

“Sangat kaget dan sangat berduka. Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, sempat satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra. Beliau sangat baik,” kata Habiburokhman, Jumat.

Habiburokhman yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi mendiang semasa hidup. Ia mengenang Haerul Saleh sebagai sosok intelektual muda yang memiliki potensi besar dalam karier profesionalnya.

“Beliau anak muda yang cerdas, wafat di usia baru 43 tahun,” ujar dia.

Selain mengenang kepribadian mendiang, Habiburokhman juga memanjatkan doa bagi keselamatan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik dan segala amal ibadahnya diterima.

“Kita doakan beliau husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” pungkas dia.

Artikel terkait

Rekomendasi