Pemerintah Arab Saudi melakukan percepatan pembenahan infrastruktur di kawasan Mina, Makkah, sebagai bagian dari persiapan menyambut musim haji 1447 H atau 2026 M. Langkah strategis ini mencakup pemasangan puluhan eskalator di sejumlah titik krusial.
Dilansir dari Detikcom, penyediaan fasilitas ini bertujuan utama untuk mengurai kepadatan massa sekaligus mempermudah pergerakan jemaah. Proyek besar ini dikerjakan oleh Kidana Development Company, perusahaan di bawah naungan Royal Commission for Makkah City and Holy Sites.
Pembangunan sarana transportasi vertikal ini dilaksanakan dalam tiga tahapan berkesinambungan. Sebanyak 32 eskalator telah difungsikan pada musim haji 2024, disusul 32 unit lainnya pada 2025, dan tahap akhir berupa 10 unit tambahan di delapan lokasi baru pada 2026.
Akumulasi dari seluruh tahapan tersebut menghasilkan total 74 eskalator yang tersebar di wilayah Mina. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan di tanah suci serta meringankan beban fisik jemaah selama menjalankan prosesi ibadah.
Infrastruktur baru ini secara khusus dirancang untuk membantu jemaah lansia dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu. Eskalator tersebut akan memangkas waktu tempuh antara area perkemahan menuju fasilitas layanan publik di sekitar Mina.
Selain efisiensi waktu, proyek ini diproyeksikan mampu mengurangi tumpukan massa yang biasanya terjadi di jalur tangga tradisional. Efisiensi pergerakan menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan jutaan orang yang berkumpul dalam waktu bersamaan.
Upaya Arab Saudi dalam menyukseskan operasional haji 2026 tidak hanya terpaku pada mobilitas. Otoritas setempat juga melakukan perluasan masif pada area pendingin di kawasan Arafah, Makkah, mencapai luas 272.000 meter persegi.
Perluasan tersebut diklaim meningkatkan kapasitas area yang sejuk dan teduh hingga lima kali lipat dibandingkan musim-musim sebelumnya. Hal ini menjadi krusial mengingat risiko kesehatan yang mengintai jemaah akibat cuaca ekstrem di padang pasir.
Mitigasi Risiko Heat Stress di Arafah
Dengan adanya penambahan fasilitas peneduh, pemerintah Kerajaan Arab Saudi menargetkan penurunan risiko heat stress atau serangan panas (heat stroke). Langkah preventif ini diambil demi menjamin keselamatan jemaah saat berada di puncak haji.
Berdasarkan laporan Saudi Gazette, proyek pendinginan kawasan ini difokuskan pada area sekitar Jabal Al Rahmah atau Mount Mercy. Pengembangan tahun ini merupakan fase kedua yang melibatkan pemasangan teknologi pendinginan udara modern.
Fasilitas tersebut mencakup 18 kanopi mutakhir yang dilengkapi dengan 36 kipas kabut serta 7 unit pendingin udara canggih. Selain itu, terdapat 107 kolom kipas kabut tambahan yang dipasang secara strategis di sekeliling area Arafah.
Sebelumnya, pada fase pertama, otoritas telah membangun pondasi awal berupa 3 kanopi dengan 6 kipas kabut. Lebih dari 165 kolom kipas kabut juga telah disiagakan sejak tahap awal untuk memastikan sirkulasi udara tetap terjaga bagi para tamu Allah.