Pemerintah Arab Saudi mengintensifkan persiapan sarana prasarana menjelang puncak ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 mendatang. Fokus utama pembangunan saat ini diarahkan pada peningkatan kenyamanan jemaah di kawasan Arafah melalui perluasan fasilitas pendingin.
Langkah ini diambil guna memitigasi dampak cuaca panas ekstrem yang kerap melanda wilayah tersebut selama musim haji. Komisi Kerajaan Arab Saudi untuk Kota Makkah dan Tempat Suci bertanggung jawab penuh dalam pengerjaan proyek strategis ini.
Dilansir dari Cahaya, otoritas terkait telah menuntaskan tahap kedua proyek peneduh dan pendingin di sekitar Jabal Arafah. Pembangunan ini menjadi bagian integral dari transformasi layanan bagi jutaan umat Islam yang akan melaksanakan wukuf.
Pihak berwenang melakukan perluasan jangkauan area teduh dan berpendingin secara signifikan di kawasan Arafah. Luas area yang kini terproteksi dari paparan sinar matahari langsung meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Secara akumulatif, total area yang tercakup dalam dua fase pembangunan tersebut telah melampaui 272 ribu meter persegi. Perluasan masif ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kesehatan jemaah akibat sengatan panas selama puncak ibadah haji.
Spesifikasi Fasilitas Pendingin Tahap Kedua
Pada pengerjaan tahap kedua, Arab Saudi memasang 18 unit kanopi modern yang dirancang khusus. Fasilitas ini didukung oleh 36 kipas kabut air atau misting fans untuk menurunkan suhu udara secara efektif di lapangan.
Infrastruktur tambahan juga meliputi penyediaan tujuh unit pendingin besar serta 107 tiang kipas kabut air yang tersebar di titik strategis. Seluruh perangkat ini disiapkan untuk menjaga stabilitas suhu lingkungan agar tetap sejuk bagi para jemaah.
Proyek tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari fase pertama yang rampung pada tahun 2025 lalu. Pada tahap awal, pemerintah setempat telah membangun tiga kanopi utama, enam kipas kabut air, serta lebih dari 165 tiang pendingin di sekitar Arafah.
Integrasi dengan Saudi Vision 2030
Otoritas Arab Saudi menegaskan bahwa penyediaan sistem peneduh terpadu ini merupakan bagian dari visi besar negara. Program ini sejalan dengan Saudi Vision 2030 yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan di tempat-tempat suci.
Melalui Program Pengalaman Jemaah Haji, pemerintah fokus meningkatkan kualitas fasilitas ibadah bagi jemaah dari berbagai belahan dunia. Pengembangan dilakukan bertahap setiap tahun untuk memastikan kapasitas layanan selalu optimal menghadapi tantangan iklim.
Dengan ketersediaan fasilitas pendingin dan area teduh yang lebih luas, pemerintah Arab Saudi berharap puncak haji 2026 dapat terlaksana dengan lebih aman. Upaya ini diharapkan mampu mendukung kondisi fisik jemaah agar tetap bugar saat menjalankan ritual wukuf.