Pemerintah Amerika Serikat merilis lebih dari 170 berkas rahasia terkait fenomena benda terbang tak dikenal atau UFO melalui situs resmi Department of War pada Jumat, 8 Mei 2026. Dokumen tersebut mencakup laporan kesaksian dari tahun 1940-an hingga rekaman sensor militer modern.
Arsip yang baru dibuka ini memuat berbagai peristiwa aneh, termasuk laporan petani asal Stockton, California, bernama Leland Sammers pada 18 Februari 1947. Sammers menyaksikan objek yang mengeluarkan api dan percikan cahaya sebelum melesat hilang di langit malam.
Data lain dalam dokumen tersebut mengungkap kejadian di Philadelphia pada tahun 1950 yang melibatkan aparat penegak hukum setempat. Laporan tersebut mencatat interaksi dua polisi dengan objek bercahaya yang hancur menjadi residu misterius.
“Objek itu benar-benar terdisintegrasi,” tulis laporan polisi, dikutip Time.
Pelepasan dokumen ini juga mencakup laporan dari pilot Pan American Airways pada Agustus 1947 mengenai silinder emas sepanjang 4 meter. Selain itu, terdapat catatan dari tahun 1952 tentang cahaya biru di South Carolina yang sempat diselidiki oleh FBI dan Angkatan Udara.
Sorotan utama publik tertuju pada kesaksian militer modern, termasuk video objek berbentuk bola rugby dengan tiga sirip yang terekam sensor inframerah pada tahun 2024. Mantan pilot Angkatan Laut AS, Ryan Graves, memberikan keterangan mengenai objek hitam di dalam bola transparan yang terbang di lepas pantai Virginia Beach pada 2013.
“Satu objek nyaris menabrak pesawat utama kami,” kata Graves.
Meskipun spekulasi mengenai keberadaan makhluk luar angkasa menguat, Pentagon tetap memberikan penjelasan yang cenderung konservatif mengenai asal-usul fenomena tersebut. Pihak militer menyatakan bahwa mayoritas insiden kemungkinan besar disebabkan oleh gangguan teknologi, sensor, atau fenomena optik semata.
Arsip ini juga mengonfirmasi laporan dari astronaut Frank Borman pada misi Gemini 7 tahun 1965 mengenai objek misterius di orbit bumi. Namun, laporan tersebut segera diklarifikasi oleh pihak kontrol misi setelah diketahui sebagai aksi jenaka dari astronaut lainnya.
“Objek misterius” yang ia laporkan tak lain adalah Santa Claus.
Ratusan laporan yang dibuka kepada publik ini tetap dibiarkan tanpa kesimpulan resmi dari pihak berwenang Amerika Serikat. Dokumen-dokumen lama tersebut kini menjadi bahan kajian luas oleh masyarakat global melalui akses digital secara terbuka.