Warga Malaysia, Atiqullah Syah Raja Azman Syah atau Atiq Azman, melaporkan oknum yang menyamar sebagai pengelola gedung dan asisten ustaz ke kantor polisi Seremban atas dugaan penipuan. Penipuan ini menyebabkan gagalnya acara akikah dan tahniq putra pertamanya yang telah direncanakan sejak lama.
Dilansir dari Wolipop, korban terperdaya oleh pelaku yang merupakan seorang wanita berusia 26 tahun dengan modus operandi yang sangat rapi. Pelaku mengklaim memiliki akses orang dalam sebagai asisten pribadi pendakwah Ustaz Wadi Annuar serta mencatut nama penyiar radio demi membangun kepercayaan keluarga korban.
"Minggu ini seharusnya menjadi hari yang paling bermakna bagi putra saya, acara aqiqah dan tahniq bersama Ustaz Wadi yang telah kami rencanakan sejak lama. Namun di luar dugaan, kami ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai pemilik aula di Klassy Space," ungkap Atiq Azman, Korban.
Pembayaran biaya operasional untuk acara tersebut dilaporkan sudah hampir lunas seluruhnya kepada pihak yang mengaku sebagai perencana acara (event planner). Namun, saat waktu pelaksanaan tiba, korban baru menyadari bahwa gedung yang dijanjikan di Klassy Space tersebut fiktif.
"Semua pembayaran sudah selesai, hanya pembayaran tertunda yang jatuh tempo hari ini. Di media sosial kelihatannya memang benar, tapi sebaliknya, sampai sekarang dia masih mau menunggu pembayaran terakhir kami," tambah Atiq Azman, Korban.
Kegagalan acara ini membawa kekecewaan mendalam bagi pihak keluarga, terutama sang istri yang telah mengupayakan kehadiran Ustaz Wadi sejak masa kehamilan. Atiq Azman kini menuntut keadilan melalui jalur hukum agar kejadian serupa tidak menimpa masyarakat lain yang ingin mengundang tokoh agama.