Kementerian Keluarga dan Layanan Sosial Turki menetapkan standar baru model perawatan lansia secara nasional melalui Peraturan tentang Panti Wreda serta Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Lansia yang diterbitkan dalam Lembaran Negara pada Kamis, 7 Mei 2026.
Regulasi tersebut menaikkan batas usia masuk ke panti wreda milik pemerintah (huzurevi) dari sebelumnya 60 tahun menjadi 70 tahun, kecuali bagi warga yang memiliki kebutuhan perawatan khusus. Kebijakan ini bertujuan memberikan prioritas kepada individu dengan kebutuhan perawatan lebih tinggi dan memastikan penggunaan sumber daya publik yang lebih efisien di 81 provinsi.
Kementerian memperkenalkan sistem klasifikasi risiko empat warna untuk menentukan urutan prioritas penempatan lansia di fasilitas negara. Kelompok risiko merah mencakup individu yang diterlantarkan, korban kekerasan, atau tidak memiliki keluarga, sementara risiko oranye diperuntukkan bagi warga berusia di atas 90 tahun atau pasangan dengan kebutuhan perawatan berat.
Model perawatan kini terbagi menjadi empat tingkatan fungsional guna menyesuaikan layanan dengan kondisi kesehatan penghuni. Tingkat pertama melayani lansia yang masih mandiri, sedangkan tingkat kedua ditujukan bagi mereka yang membutuhkan pemantauan kesehatan rutin secara berkala.
Dukungan profesional bagi individu dengan keterbatasan fisik atau kognitif diberikan pada tingkat ketiga. Adapun tingkat keempat menyediakan unit perawatan khusus bagi pasien dengan kondisi berat yang memerlukan alat pendukung kehidupan seperti ventilator, PEG, dan trakeostomi.
Pemerintah menyatakan bahwa aturan ini akan membuat layanan sosial menjadi lebih sistematis, mudah diakses, dan berkualitas tinggi. Warga di wilayah seperti Kırşehir yang ingin mengakses layanan tersebut dapat mengajukan permohonan melalui unit layanan sosial setempat untuk menjalani evaluasi kesehatan dan kebutuhan hidup harian.