Sejumlah Media Digital Bantah Klaim Keterlibatan Indonesia New Media Forum

Sejumlah Media Digital Bantah Klaim Keterlibatan Indonesia New Media Forum

Sejumlah media digital membantah pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, yang mengklaim kolaborasi mereka dalam Indonesia New Media Forum pada Rabu (6/5/2026). Penegasan ini muncul setelah nama-nama media tersebut dicatut sebagai mitra pemerintah hingga memicu kritik tajam dari netizen.

Dilansir dari Suara, Muhammad Qodari memperkenalkan inisiatif tersebut saat Konferensi Pers Update PHTC di kantor Bakom RI. Ia menyebut pihaknya menggandeng kelompok yang ia istilahkan sebagai "Homeless Media" untuk bertransformasi menjadi bagian dari New Media di bawah naungan forum tersebut.

Daftar media yang disebutkan Qodari mencakup puluhan akun populer dengan jutaan pengikut, mulai dari Folkative, Indozone, Dagelan, hingga Narasi dan Bapak-Bapak ID. Total jangkauan pengikut dari media-media ini diperkirakan mencapai 100 juta dengan miliaran penayangan konten setiap bulannya.

"Jadi dengan kondisi tersebut, dengan realitas bahwa new media sudah punya followers yang cukup besar, mungkin bisa sampai 100 juta dengan views yang bisa mencapai angka miliaran, 4 sampai 5 miliar satu bulan, hemat kami yang terbaik adalah kita bisa engage agar membuat kualitas new media memang semakin meningkat. Itu pengantar mengenai keberadaan teman-teman new media dalam responnya di Bakom," ucap Qodari, Kepala Bakom RI.

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi negatif dari pengguna platform X yang menuding media-media tersebut telah beralih peran menjadi penyebar narasi pemerintah. Berbagai komentar miring membanjiri linimasa sejak pengumuman tersebut viral di media sosial.

"Cair-cair," cuit @Murta***One1, salah satu netizen di platform X.

Selain tuduhan terkait aliran dana, netizen lain menyoroti status kemitraan yang ditawarkan oleh pihak Bakom RI sebagai indikasi tugas tertentu. Mereka mengkhawatirkan hilangnya independensi media digital yang selama ini mereka ikuti.

"Kalau disebut 'mitra' berarti sama-sama kita tahu apa 'tugas' mereka. Yap buzz..," tulis @sum**d**aek, pengguna media sosial X.

Kritik juga datang dari netizen yang merasa kecewa atas keputusan media-media tersebut jika benar-benar bergabung dalam forum yang diinisiasi pemerintah. Kekecewaan ini didasari pada ekspektasi publik terhadap konten yang seharusnya tetap objektif.

"Dear teman-teman Indonesia New Media Forum alias Homeless Media. Jujur, saya kecewa berat sama cara main kalian," pendapat @j**ul**me, melalui akun X miliknya.

Menanggapi polemik tersebut, Narasi secara resmi menyatakan tidak terlibat dengan Indonesia New Media Forum maupun pihak Qodari. Sementara itu, Indozone menjelaskan bahwa keterlibatan mereka adalah inisiatif mandiri untuk memperkuat jejaring tanpa mengorbankan kredibilitas pemberitaan yang telah terverifikasi Dewan Pers.

Artikel terkait

Rekomendasi