Bareskrim Polri Amankan 320 WNA Sindikat Judi Online di Jakarta Barat

Bareskrim Polri Amankan 320 WNA Sindikat Judi Online di Jakarta Barat

Bareskrim Polri menitipkan 320 warga negara asing (WNA) yang terjaring dalam penggerebekan sindikat judi daring internasional di kawasan Hayam Wuruk, Taman Sari, Jakarta Barat, ke sejumlah rumah detensi imigrasi pada Minggu (10/5/2026). Ratusan WNA tersebut akan menjalani pemeriksaan intensif terkait keterlibatan mereka dalam operasional jaringan ilegal tersebut.

Dilansir dari Megapolitan, pemindahan para pelaku bertujuan untuk memudahkan proses pendalaman perkara, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran aturan keimigrasian di Indonesia.

"Untuk sementara, mereka dititipkan di Rumah Detensi dan Ruang Detensi Imigrasi yang terletak di Jakarta Barat dan Kuningan," kata Kepala Subdirektorat Pengawasan Direktorat Jenderal Imigrasi Arief Eka Riyanto.

Pihak Imigrasi tengah menelusuri dokumen tinggal para warga asing tersebut untuk memastikan legalitas keberadaan mereka selama bekerja di perkantoran tersebut.

“Kami juga akan melakukan penelusuran terkait sponsor dan penjamin warga negara asing ini untuk berada di Indonesia,” ujar Arief.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra menjelaskan bahwa total individu yang diamankan mencapai 321 orang, dengan mayoritas merupakan warga asing.

“Terhadap 321 pelaku yang akan kami titipkan, sebanyak 320 orang adalah warga negara asing. Sedangkan satu orang akan tetap kami bawa ke Bareskrim,” ujar Wira.

Kepolisian saat ini tengah memetakan struktur organisasi di dalam sindikat tersebut untuk mengidentifikasi pembagian tugas masing-masing personel yang ditangkap.

“Ada macam-macam perannya. Ada yang telemarketing, customer service, ada juga yang bagian admin ataupun penagihan,” kata Wira.

Penyidikan juga diarahkan pada aspek manajerial dan finansial untuk membongkar aktor intelektual di balik penyediaan fasilitas kantor di Jakarta.

“Kami akan melakukan penelusuran, baik itu aliran dana maupun sponsor daripada para pelaku yang didatangkan ke sini, termasuk siapa yang menyewa dan menyediakan sarana prasarana bagi mereka,” ujarnya.

Operasi ini berhasil mengidentifikasi 75 domain situs web yang digunakan sebagai platform perjudian dengan jaringan yang terstruktur rapi. Berdasarkan data kepolisian, para pelaku berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara dan Asia Timur.

Daftar WNA Berdasarkan Negara Asal
Asal NegaraJumlah (Orang)
Vietnam228
China57
Myanmar13
Laos11
Thailand5
Malaysia3
Kamboja3

Polisi menduga kuat bahwa kelompok ini merupakan bagian dari sindikat internasional yang sengaja menempatkan operatornya di Indonesia guna menghindari sistem pemblokiran otoritas keamanan siber.

Artikel terkait

Rekomendasi