Persiapan menuju seleksi Beasiswa Online Scholarship Competition atau OSC 2026 resmi dimulai dengan pelaksanaan simulasi ujian.
Dilansir dari Medcom, agenda try out ini diselenggarakan pada Sabtu, 6 Juni 2026 dengan pembatasan waktu akses yang ketat mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Penyelenggara menerapkan aturan disiplin jadwal tanpa menyediakan kelonggaran bagi peserta yang terlambat mengakses sistem.
"Enggak ada try out susulan lah pastinya, karena memang sudah ditentukan hari-nya dan waktunya," kata Findo Gading selaku Head of Corporate Communication Medcom.id.
Meskipun jadwal berlaku mutlak, hasil dari simulasi ini tidak memengaruhi akumulasi nilai akhir seleksi utama.
"Jadi try out ini sebenarnya bentuk latihan aja. Nanti tahap seleksi aslinya nanti akan ada di online test. Nah online test ini adalah tahap pertama seleksi dari Beasiswa OSC," ujar Findo Gading.
Ujian percobaan tersebut difungsikan sebagai media pengenalan bagi calon mahasiswa agar lebih familier terhadap model evaluasi digital.
"Sebenarnya dari tryout ini adalah fasilitas yang kita berikan. Jadi tidak wajib, tapi memang sangat penting untuk seluruh peserta mengikuti tryout ini," kata Findo Gading.
Melalui tahapan ini, para pendaftar diharapkan mampu menyusun strategi pengerjaan yang efektif demi meraih hasil optimal.
"Iya biar enggak kagok, dan nanti pas ketika mengerjakan dia udah tau gambaran soal seperti apa sih. Sehingga, menuju persiapan online test dia bisa lebih matang lagi dan bisa dapet nilai yang maksimal di saat online test nanti," tutur Findo Gading.
Fasilitas pembekalan berlanjut pada hari berikutnya melalui bedah soal terstruktur yang melibatkan interaksi langsung secara daring.
"Nah hari ini try out, besok mentoringnya. Nah mentoring ini kita lakukan via online, via zoom. Jadi seluruh peserta bisa ikutan via zoom nanti akan dikupas tuntas tuh soal-soal try out hari ini dan juga soal-soal yang akan keluar nanti," ujar Findo Gading.
Sesi evaluasi interaktif tersebut menjadi momentum krusial bagi peserta untuk mendalami pemetaan materi ujian esensial.
"Jadi sudah seharusnya seluruh peserta ikutan ini. Jadi ada tryout dan ada juga mentoring besok," kata Findo Gading.
Kelulusan dalam ujian daring menjadi prasyarat mutlak yang menentukan langkah pendaftar menuju fase verifikasi berikutnya.
"Dari online test nanti tahap berikutnya adalah seleksi berkas dan final test. Nah final test ini nanti ada interview, ada test wawancara, ada mungkin test psikotest, tergantung kampusnya masing-masing," tutur Findo Gading.
Prosedur seleksi beasiswa ini berlangsung secara berkala sejak masa pendaftaran dibuka hingga pengumuman akhir.
Rangkaian jadwal seleksi meliputi pembukaan pendaftaran pada 21 April 2026, penutupan pendaftaran 3 Juni 2026, dan pelaksanaan tryout 6 Juni 2026.
Selanjutnya, agenda mentoring via Zoom diadakan 7 Juni 2026, Online Test 13 Juni 2026, serta pengumuman hasil ujian 17 Juni 2026.
Tahap berikutnya adalah persiapan berkas pada 17 hingga 24 Juni 2026, Final Test dari 25 Juni sampai 3 Juli 2026, dan diakhiri OSC Awards 16 Juli 2026.
Program ini berkolaborasi dengan perguruan tinggi swasta untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda.
"Tahun ini kita siapkan 145 beasiswa untuk S1 dari 10 kampus swasta yang tersebar di berbagai kota di Indonesia," kata Findo Gading.