BEM PNJ Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Asusila Mahasiswa di Kampus

BEM PNJ Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Asusila Mahasiswa di Kampus

Jagat media sosial dihebohkan dengan peredaran rekaman video yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila oleh dua orang mahasiswa di area kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).

Dikutip dari Medcom, kedua mahasiswa yang diduga melakukan aksi berciuman sesama jenis tersebut sempat menjalani sidang terbuka oleh warga kampus di lingkungan PNJ.

Dalam potongan video yang beredar, hadir pula ayah dari salah satu mahasiswa tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pihak institusi PNJ.

Merespons kejadian tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PNJ menyatakan sikap bahwa segala bentuk pelanggaran terhadap tata tertib, norma, kode etik, dan ketentuan kampus harus ditindak secara serius.

BEM PNJ menegaskan bahwa proses penegakan hukum atau sanksi atas pelanggaran tersebut wajib dijalankan sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku.

Pihak fungsionaris mahasiswa berpandangan bahwa perhatian utama dalam penyelesaian masalah ini harus ditujukan pada tindakan dan perilaku yang bersangkutan, bukan pada opini, asumsi, maupun identitas pribadi.

"Oleh karena itu, apabila ditemukan tindakan yang mengarah pada perbuatan asusila di ruang publik, pelecehan, perundungan, atau bentuk pelanggaran lainnya, maka hal tersebut harus ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku," tulis akun @bempnj dikutip Rabu 3 Juni 2026.

BEM PNJ meminta seluruh mahasiswa untuk mengawal jalannya penanganan perkara ini serta menuntut adanya transparansi dari pihak manajemen kampus demi menegakkan aturan yang tegas sekaligus adil.

Selain itu, seluruh sivitas akademika diajak untuk tetap menjaga ketertiban, norma, dan etika guna mewujudkan lingkungan akademik yang aman, kondusif, serta bermartabat.

"Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen BEM dalam mendukung penegakan aturan dan menjaga marwah lingkungan kampus," tutup unggahan BEM PNJ.

Artikel terkait

Rekomendasi