BMKG Petakan Wilayah Potensi Hujan Lebat Akibat Sirkulasi Siklonik

BMKG Petakan Wilayah Potensi Hujan Lebat Akibat Sirkulasi Siklonik

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan sejumlah wilayah di Indonesia yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga angin kencang pada Kamis, 21 Mei 2026. Kemunculan fenomena ini dipicu oleh aktivitas dua sirkulasi siklonik yang memicu terbentuknya jalur pertemuan angin di beberapa wilayah tanah air.

Kombinasi dinamika atmosfer tersebut memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan dari wilayah Sumatra hingga Papua. Pihak lembaga cuaca nasional tersebut mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem ini.

Berdasarkan analisis terkini yang dirilis oleh BMKG, dua sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di Samudra Hindia barat Lampung dan Samudra Pasifik utara Papua. Sistem cuaca tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi serta konfluensi yang membentang langsung di perairan utara Papua, sekitar pusat sirkulasi, hingga dari Samudra Hindia barat Lampung sampai ke wilayah selatan Banten.

Jalur konvergensi sekunder lainnya dilaporkan memanjang di pesisir utara Aceh, Selat Malaka, serta Sumatra Barat hingga perairan barat Bengkulu. Pertemuan massa udara serupa juga dideteksi bergerak dari wilayah Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, serta Papua Pegunungan hingga Papua Barat, sementara daerah konfluensi lain terbentuk di wilayah Laut China Selatan.

Dampak dari akumulasi dinamika atmosfer ini menempatkan Sumatra Utara, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dalam status siaga terhadap potensi ancaman hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Selain itu, provinsi Maluku menjadi satu-satunya wilayah yang secara spesifik diperkirakan berpotensi menghadapi terjangan angin kencang.

Adapun potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat diprakirakan melanda sebagian besar wilayah lain, meliputi Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, hingga Papua juga masuk dalam peta prakiraan hujan tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi