Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah daerah di Indonesia akan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, serta kondisi udara kabur dan kabut pada Senin (18/5/2026). Informasi mengenai fluktuasi cuaca ini dilansir dari Kompas.
Penyampaian mengenai potensi hujan ringan berpeluang terjadi di beberapa kota besar di antaranya Padang (Sumatera Barat), Tanjung Pinang (Kepulauan Riau), Pangkal Pinang (Kepulauan Bangka Belitung), Bengkulu, Serang (Banten), dan Jakarta.
"Hujan ringan juga diprakirakan terjadi di Bandung (Jawa Barat), Tanjung Selor (Kalimantan Utara), Samarinda (Kalimantan Timur), Denpasar (Bali)," kata Henokhvita, Prakirawan BMKG.
Prakiraan wilayah lain yang juga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan mencakup area Nusa Tenggara hingga wilayah timur Indonesia.
"Mataram (Nusa Tenggara Barat/NTB), Kupang (Nusa Tenggara Timur/NTT), serta sebagian besar wilayah Sulawesi, Ternate (Maluku Utara), dan sebagian besar wilayah Papua." kata Henokhvita, Prakirawan BMKG.
Selain intensitas ringan, BMKG memproyeksikan hujan dengan intensitas sedang bakal mengguyur wilayah Medan (Sumatera Utara), Ambon (Maluku), dan Jayapura (Papua). Peringatan dini juga dikeluarkan terkait potensi hujan disertai petir di Bandar Lampung (Lampung), Semarang (Jawa Tengah), Pontianak (Kalimantan Barat), Palangka Raya (Kalimantan Tengah), dan Banjarmasin (Kalimantan Selatan).
Kondisi cuaca berawan tebal diprediksi melanda wilayah Banda Aceh (Aceh) dan Pekanbaru (Riau). Sementara itu, potensi fenomena udara kabur dapat terjadi di Palembang (Sumatera Selatan), Yogyakarta, dan Surabaya (Jawa Timur), serta kondisi asap atau berkabut yang berpotensi menyelimuti wilayah Jambi.
Masyarakat diimbau oleh BMKG untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat mengganggu jalannya aktivitas sehari-hari.
"Pastikan untuk selalu memperbaharui informasi cuaca melalui website bmkg.go.id dan sosial media kami di @info.bmkg," ujar Henokhvita, Prakirawan BMKG.