BMKG Prediksi Hujan Petir saat Bencana Hidrometeorologi Landa Indonesia

BMKG Prediksi Hujan Petir saat Bencana Hidrometeorologi Landa Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan ringan hingga petir pada Jumat (8/5/2026) di tengah laporan sejumlah bencana hidrometeorologi basah yang melanda berbagai daerah.

Kondisi cuaca ekstrem ini telah memicu banjir di Jakarta, Tangerang, dan Bandung, serta tanah longsor yang menelan korban jiwa di Kabupaten Bogor dan Cianjur beberapa hari sebelumnya.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (6/5/2026) menunjukkan banjir di Jakarta berdampak pada 4.755 jiwa dari 1.582 kepala keluarga (KK) di 28 kelurahan pada Senin malam. Di Kota Tangerang, 60 KK di Kelurahan Petir terdampak banjir, sementara di Kabupaten Bandung tercatat 63 KK terdampak akibat hujan intensitas tinggi.

Bencana tanah longsor di Kota Bogor berdampak pada 17 KK dan menyebabkan kerusakan sembilan unit rumah. Kejadian lebih tragis terjadi di Desa Petir, Kabupaten Bogor, di mana seorang warga meninggal dunia tertimbun longsor pada Selasa (5/5/2026), serta satu petugas di Cianjur tewas akibat tertimpa tembok penahan tanah yang roboh.

Laporan BMKG melalui situs resminya menyebutkan hujan ringan diprediksi mengguyur Ambon, Banda Aceh, Makassar, hingga Manokwari, sedangkan intensitas sedang berpotensi terjadi di Kendari dan Medan. Masyarakat di Jambi dan Banjarbaru diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan petir yang dapat memperburuk kondisi lapangan.

Wilayah seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya diprakirakan berawan, sementara Denpasar menjadi salah satu kota yang diprediksi cerah berawan. BNPB mengingatkan warga di daerah lereng untuk waspada terhadap tanda-tanda longsor seperti retakan tanah atau suara gemuruh akibat kondisi tanah yang jenuh air.

Artikel terkait

Rekomendasi