Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memberikan klarifikasi terkait rekaman video viral jajanan anak impor berlabel halal yang mengandung babi pada Kamis, 9 Mei 2026. Otoritas menegaskan bahwa konten tersebut merupakan peristiwa lama yang telah ditangani sejak Mei 2025.
Hasil pengawasan lapangan menunjukkan produk Mom’s Care Organic (Pororo) asal Korea Selatan tersebut sebenarnya memiliki sertifikat dari Korea Muslim Federation (KMF). Dilansir dari Ekonomi, dokumen halal produk tersebut juga telah terdaftar secara resmi dalam sistem Sihalal milik BPJPH.
Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal BPJPH, E.A Chuzaemi Abidin, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak pada 19 Mei 2025 setelah video serupa beredar. BPJPH kemudian melayangkan peringatan tertulis kepada CV Libra Food Service selaku distributor pada Agustus 2025.
"Dalam surat tersebut, BPJPH meminta pelaku usaha segera melakukan penarikan produk dari peredaran dan melakukan klarifikasi kepada publik. BPJPH juga meminta perusahaan melaporkan data penarikan produk kepada BPJPH," ujar Chuzaemi, Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal BPJPH.
Pihak distributor telah menyampaikan permohonan maaf terbuka dan mengakui adanya kekeliruan internal dalam proses penempelan label. Langkah koreksi telah dilakukan dengan menarik seluruh batch produk yang bermasalah dari pasar sesuai instruksi Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024.
"Label halal bukan sekadar simbol administratif, tetapi representasi kepercayaan publik atas terlaksananya sistem jaminan produk halal secara komprehensif, konsisten, dan bertanggung jawab," ujar Chuzaemi, Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal BPJPH.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang menghadapi informasi di media sosial dan tidak terprovokasi oleh konten lama yang diunggah kembali. BPJPH meminta publik untuk aktif melaporkan setiap dugaan pelanggaran jaminan produk halal melalui saluran resmi yang tersedia.