Bank Syariah Indonesia (BSI) menyerahkan bantuan sebanyak 300 unit kursi roda baru untuk memfasilitasi jemaah haji lansia dan disabilitas asal Indonesia di Arab Saudi pada Selasa (12/5/2026). Pengadaan sarana transportasi manual ini bertujuan meningkatkan kesiapan layanan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Penyediaan fasilitas tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan kenyamanan jemaah yang memiliki keterbatasan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah. Dilansir dari Cahaya, ratusan kursi roda ini akan segera dikirimkan ke berbagai titik krusial penyelenggaraan haji.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, menjelaskan bahwa distribusi bantuan akan diprioritaskan untuk wilayah yang paling membutuhkan dukungan mobilitas jemaah.
"Kursi roda ini nanti akan kami distribusikan ke daerah kerja (daker) Mekkah utamanya untuk menunjang persiapan puncak haji," kata Abdul Basir, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara.
Selain difokuskan di Mekkah, otoritas terkait berencana menempatkan sebagian unit di wilayah Madinah untuk membantu proses kepulangan jemaah. Langkah ini diambil guna memastikan standar pelayanan tetap terjaga hingga akhir operasional haji.
"Tujuannya untuk menunjang layanan bagi Jemaah saat kepulangan," ujar Abdul Basir, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara.
Pemberian kursi roda ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung kesuksesan pelaksanaan haji tahun 2026. Abdul Basir menyebutkan bahwa pengiriman ini hanyalah permulaan dari rangkaian bantuan yang telah direncanakan.
"Mudah-mudahan bermanfaat untuk jemaah haji kita dan dapat menunjang suksesnya penyelenggaraan haji 2026," kata Abdul Basir, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara.
Berdasarkan data operasional, tercatat ada 44.000 jemaah kategori lanjut usia dari total 203.320 jemaah haji reguler Indonesia tahun ini. Sementara itu, jumlah jemaah dengan kebutuhan khusus atau disabilitas tercatat sebanyak 375 orang.