Buruh Indomaret Demonstrasi Tolak Penghapusan Upah Lembur Tunai di PIK

Buruh Indomaret Demonstrasi Tolak Penghapusan Upah Lembur Tunai di PIK

Lebih dari seribu pekerja yang tergabung dalam serikat buruh PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menggelar aksi demonstrasi di depan Menara Indomaret, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Selasa (26/5/2026) pagi untuk menolak kebijakan penghapusan upah lembur tunai pada hari libur nasional.

Massa gabungan dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Serikat Pekerja Nasional (SPN) ini berdatangan dari berbagai wilayah seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Banten, hingga Purwakarta. Selain masalah upah lembur, pengunjuk rasa juga membawa lima tuntutan lain, termasuk penghentian intimidasi, penolakan pemutusan hubungan kerja (PHK) ilegal berkedok pengunduran diri, penolakan union busting, pembentukan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang adil, serta penolakan peraturan perusahaan yang merugikan.

Jumlah estimasi massa yang memadati lokasi unjuk rasa dikonfirmasi langsung oleh pihak internal serikat pekerja yang berada di lapangan.

"Jumlah estimasi massa kurang lebih sekitar 1.000 sampai 1.500," ungkap Agung, Pengurus Infokom FSPMI.

Setelah menyuarakan aspirasi melalui orasi di kawasan PIK, seluruh massa aksi dilaporkan langsung bergerak menuju Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di Jakarta Selatan untuk memfasilitasi pertemuan dengan pihak manajemen perusahaan.

"Jam 2 siang ini diterima oleh kementerian dan ditemukan oleh beberapa direksi dari PT Indomarco sendiri. Sedang bergerak menuju kementerian. Seluruh teman-teman beserta mobil komando bergerak ke sana," jelas Agung.

Perwakilan buruh juga memastikan bahwa seluruh rangkaian penyampaian pendapat di muka umum tersebut berjalan kondusif dari awal hingga perpindahan lokasi ke Kemenaker.

"Semua berjalan dengan tertib, dengan baik ya, tidak ada sesuatu hal yang bentuknya rusuh atau chaos gitu ya, tidak ada. Semuanya kondusif," pungkas Agung seperti dilansir dari kumparan.com.

Artikel terkait

Rekomendasi