Tutorial ini akan memandu Anda untuk mengecek status penerimaan bantuan sosial PKH dan BPNT periode Mei 2026 secara mandiri. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan apakah terdaftar sebagai penerima manfaat beserta rincian jadwal pencairannya.
Yang Dibutuhkan:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk verifikasi NIK.
- Perangkat smartphone atau komputer dengan koneksi internet.
- Aplikasi "Cek Bansos" (jika menggunakan metode aplikasi).
Tips: Pastikan data kependudukan Anda sudah sesuai dan aktif pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar proses pengecekan berjalan lancar.
Langkah-langkah:
- Cara Cek Bansos Lewat Situs Resmi Kemensos
Masyarakat bisa melakukan pengecekan melalui website resmi Kemensos dengan langkah berikut:- Buka situs resmi Kemensos di
cekbansos.kemensos.go.id - Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul pada layar
- Klik tombol "Cari Data"
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos beserta informasi pencairannya
- Buka situs resmi Kemensos di
- Cara Cek Bansos Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Selain website, pengecekan bansos juga bisa dilakukan melalui aplikasi resmi dari Kemensos dengan langkah berikut:- Download aplikasi "Cek Bansos" melalui Play Store
- Login atau masukkan data diri seperti NIK dan nama lengkap
- Pilih wilayah domisili sesuai KTP
- Klik menu "Cari Data"
- Hasil pencarian akan menampilkan status penerima bantuan sosial terbaru
Besaran Bantuan PKH 2026:
| Kategori Penerima | Besaran Bantuan |
|---|---|
| Korban pelanggaran HAM berat | Rp2.700.000 |
| Ibu hamil atau nifas | Rp750.000 |
| Anak usia dini 0–6 tahun | Rp750.000 |
| Lansia usia 60 tahun ke atas | Rp600.000 |
| Penyandang disabilitas berat | Rp600.000 |
| Pelajar SMA/sederajat | Rp500.000 |
| Pelajar SMP/sederajat | Rp375.000 |
| Pelajar SD/sederajat | Rp225.000 |
Diharapkan dengan sistem digital ini, penyaluran bantuan triwulan kedua dapat menjangkau target sasaran secara tepat dan lebih cepat bagi keluarga penerima manfaat.