Cholil Nafis Ajak Jamaah Haji Doakan Kesejahteraan Indonesia di Arafah

Cholil Nafis Ajak Jamaah Haji Doakan Kesejahteraan Indonesia di Arafah

Puncak ibadah haji di Arafah menjadi momentum penting bagi jutaan umat Islam untuk memperbanyak zikir dan munajat kepada Allah SWT. Wukuf di tempat ini juga dikenal sebagai salah satu waktu yang paling mustajab untuk memanjatkan doa.

Menjelang pelaksanaan salah satu rukun penting tersebut, Ketua Musyrif Diny, Cholil Nafis, mengajak seluruh jamaah haji asal Indonesia untuk turut mendoakan masa depan bangsa. Ajakan ini disampaikan agar jamaah tidak hanya berfokus pada kepentingan pribadi atau keluarga saja.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu berharap jamaah dapat menyisipkan permohonan untuk kedamaian serta kemakmuran Tanah Air. Pesan tersebut ditujukan kepada seluruh rombongan yang sedang bersiap menghadapi puncak ibadah haji 1447 Hijriah, seperti dilansir dari Cahaya.

"Jelang wukuf di Arafah, saya titip kepada seluruh jamaah haji Indonesia, selain berdoa untuk dirinya, keluarga dan sanak saudaranya, juga tolong doakan negara dan bangsa Indonesia," ujar Kiai Cholil, Senin (25/5/2026), seperti dilansir dari MUI Digital.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah itu menerangkan bahwa masa depan sebuah negara sangat dipengaruhi oleh kualitas moral serta spiritual para pemegang kebijakan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mendoakan para pemimpin di Indonesia.

Kiai Cholil menginginkan agar situasi di dalam negeri senantiasa berada dalam kondisi yang aman dan damai. Selain itu, aspek kesejahteraan masyarakat juga menjadi poin utama yang diharapkan dapat terwujud secara merata.

"Mudah-mudahan tetap aman sentosa, rakyatnya sejahtera, dan pemimpin-pemimpinnya yang adil serta beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa," lanjutnya.

Momentum Mustajab untuk Berdoa

Kesempatan emas ini dinilai sangat tepat untuk memohon kebaikan bagi diri sendiri, umat, maupun bangsa. Kiai Cholil berharap ratusan ribu jamaah haji Indonesia memanfaatkan waktu yang ada dengan mengintensifkan zikir di Tanah Suci.

Ia juga memberikan pengingat penting terkait persiapan fisik dan mental jamaah. Seluruh peserta ibadah diimbau untuk selalu menjaga kekhusyukan menjelang fase puncak yang akan berlangsung di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Artikel terkait

Rekomendasi