Kondisi cuaca di wilayah Carolina diprediksi akan mengalami perubahan drastis dengan ancaman hujan deras dan hujan es setelah peringatan Hari Ibu berakhir. Laporan cuaca dari WITN pada Sabtu, 9 Mei 2026, menunjukkan peningkatan kelembapan yang memicu potensi badai petir pada awal pekan depan.
Prakiraan cuaca untuk akhir pekan Hari Ibu saat ini masih didominasi campuran matahari dan awan dengan suhu tertinggi mencapai kisaran 70-an derajat Fahrenheit. Meskipun terdapat beberapa hujan ringan yang melintas, kondisi tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas warga secara keseluruhan.
Suhu udara pada malam hari diperkirakan turun ke angka 50-an hingga awal 60-an derajat Fahrenheit disertai kabut di beberapa titik pada Minggu pagi. WITN melaporkan bahwa fenomena ini terjadi akibat meningkatnya tingkat kelembapan udara di wilayah tersebut.
Setelah kabut menghilang, langit akan terpantau berawan sebagian hingga mendung sepanjang hari Minggu dengan suhu yang melonjak ke angka 70-an hingga awal 80-an derajat Fahrenheit. Hujan ringan pada sore atau malam hari tetap berpotensi terjadi dalam skala kecil.
Memasuki hari Senin, warga diminta waspada terhadap curah hujan tinggi seiring dengan tingkat kelembapan yang mencapai angka di atas 60 persen. Peningkatan kadar air ini akan menghasilkan beberapa putaran hujan serta badai petir di berbagai titik.
Fokus utama peringatan cuaca pada awal pekan tersebut adalah potensi angin kencang dan fenomena hujan es berukuran kecil. Risiko cuaca buruk pada sore hari dapat berkurang apabila hujan mulai mengguyur sejak pagi hari secara merata.
Setelah sistem cuaca tersebut berlalu, kondisi wilayah akan kembali kering pada pertengahan minggu dengan suhu tertinggi di kisaran 60-an dan awal 70-an derajat Fahrenheit. Suhu terendah pada periode ini diprediksi berada pada kisaran 40-an hingga 50-an derajat Fahrenheit.
Periode kering tersebut akan segera digantikan oleh sistem cuaca baru pada Kamis mendatang yang membawa hujan lebat secara merata. Curah hujan ini diharapkan dapat membantu meredakan kondisi kekeringan berdasarkan pembaruan data yang dijadwalkan pada Kamis, 21 Mei 2026.