Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengkritik keras kinerja juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa (12/5/2026). Protes ini dipicu oleh polemik perbedaan penilaian atas jawaban yang dianggap serupa pada babak final.
Permasalahan muncul saat pelaksanaan final di Pontianak, Sabtu (9/5/2026), yang melibatkan SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau. Dilansir dari Nasional, kerancuan penilaian terjadi pada sesi perebutan jawaban terkait prosedur pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Cucun mendesak agar Sekretariat Jenderal MPR RI segera melakukan evaluasi mendalam terhadap mekanisme seleksi dewan juri. Hal ini bertujuan untuk menjaga integritas kompetisi dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
"Ya saya sikapi itu, jangan sampai terjadi ya. Evaluasi di kesetjenan MPR, ngangkat juri ya masa jawaban sama nilainya beda," ujar Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI.
Politikus PKB tersebut juga mengungkapkan bahwa sejumlah anggota MPR RI telah melayangkan nota protes secara resmi. Ia menekankan pentingnya profesionalisme juri dalam ajang nasional tersebut.
"Pokoknya kami dari anggota MPR ini sampaikan protes juga kepada kesetjenan MPR mengangkat juri yang benar, gitu," kata Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI.
Kronologi bermula ketika Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan mengenai lembaga yang memberikan pertimbangan kepada DPR dalam memilih anggota BPK. Peserta menjelaskan peran DPD dan pengesahan oleh Presiden secara lengkap.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," ujar seorang siswi dari Regu C, Peserta LCC.
Meski memberikan jawaban tersebut, juri justru mengurangi poin Regu C sebanyak lima angka. Pertanyaan kemudian dilempar ke Regu B dari SMAN 1 Sambas yang memberikan jawaban serupa dan dinyatakan benar oleh juri.
"Inti jawaban sudah benar. Nilai sepuluh," ucap juri, Dewan Juri LCC.
Keputusan tersebut memicu reaksi spontan dari Regu C yang merasa telah menyampaikan substansi jawaban yang identik dengan rival mereka. Mereka sempat meminta konfirmasi dari penonton yang hadir di lokasi acara.
"Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B," kata peserta Regu C, Peserta LCC.
Pihak juri sempat berkilah bahwa Regu C tidak menyebutkan unsur pertimbangan dari DPD dalam jawaban mereka. Walaupun menuai perdebatan sengit, panitia memutuskan hasil akhir perlombaan tetap sah dan tidak mengalami perubahan.