Dahnil Anzar Simanjuntak Cek Fasilitas Tenda Jemaah Haji di Mina

Dahnil Anzar Simanjuntak Cek Fasilitas Tenda Jemaah Haji di Mina

Wakil Menteri Kementerian Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memeriksa kesiapan layanan dan fasilitas tenda jemaah calon haji Indonesia di Mina, Arab Saudi, pada Sabtu (23/5/2026).

Pengecekan langsung yang dilansir dari Cahaya ini menyasar kebersihan kavling, kapasitas tempat istirahat, hingga kondisi toilet untuk menjamin keamanan serta kenyamanan jemaah.

Langkah peninjauan tersebut dilakukan setelah Kementerian Haji dan Umrah mencopot sejumlah penanda kloter ilegal yang dipasang sepihak oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di Arafah.

"Yang jelas hari ini saya dan kawan-kawan meninjau pembersihan kavling-kavling yang dilakukan oleh KBIHU atau oknum tertentu. Kedua, kita memastikan jumlah tenda sesuai dengan kebutuhan, jadi tidak ada jamaah calon haji yang tidak memperoleh tenda, tempat tidur, dan tempat istirahat," kata Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Kementerian Haji dan Umrah.

Fasilitas sanitasi juga menjadi fokus perhatian Dahnil guna memastikan kelayakan akomodasi jemaah selama bermukim di sana.

Rombongan Kementerian Haji dan Umrah kemudian memantau jalur transportasi dengan berjalan kaki dari Markas 12 menuju area Jamarat.

Jarak pulang-pergi dari Markas 12 yang menjadi lokasi tenda terjauh jemaah Indonesia menuju tempat pelontaran jumrah tersebut mencapai sekitar 7 kilometer.

Kondisi fisik yang prima sangat dibutuhkan karena jemaah haji diperkirakan berjalan kaki antara 21 kilometer bagi pengguna skema Nafar Awal hingga jarak yang lebih jauh untuk Nafar Tsani.

"Makanya ada istilah hari Tarwiyah, yang maknanya merenung dan bersiap-siap. Gunakan waktu pada hari Sabtu dan Ahad ini untuk beristirahat secara fisik, karena nanti rangkaian di Arafah, Muzdalifah, dan Mina akan menguras tenaga yang cukup banyak," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Kementerian Haji dan Umrah.

Pemerintah Indonesia mengintensifkan persiapan ini agar seluruh rangkaian ibadah di tengah cuaca panas ekstrem Arab Saudi dapat berjalan dengan tertib.

Artikel terkait

Rekomendasi