Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan empat jalur seleksi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 bagi 9,4 juta calon siswa tingkat SD hingga SMA pada Kamis (7/5/2026). Skema daya tampung tahun ini dipastikan tidak mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, memberikan rincian kuota tersebut di Jakarta Selatan sebagaimana dilansir dari Edukasi. Penetapan ini mencakup jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua.
"Jalurnya tetap sama, jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Persentasenya (daya tampung) juga tetap sama (dengan tahun 2025)," kata Gogot Suharwoto, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen.
Pemerintah menetapkan proporsi minimal yang berbeda untuk setiap jenjang pendidikan guna memastikan aksesibilitas seluruh calon peserta didik. Berikut adalah rincian pembagian kuota daya tampung untuk SPMB 2026:
| Jalur Seleksi | Jenjang SD | Jenjang SMP | Jenjang SMA |
|---|---|---|---|
| Domisili (Zonasi) | Minimal 70% | Minimal 40% | Minimal 30% |
| Afirmasi | Minimal 15% | Minimal 20% | Minimal 30% |
| Prestasi | - | Minimal 25% | Minimal 30% |
| Mutasi Orang Tua | Maksimal 5% | Maksimal 5% | Maksimal 5% |
Mengenai lini masa pendaftaran, pemerintah pusat memberikan wewenang kepada pemerintah daerah untuk mengatur jadwal teknis masing-masing. Namun, Kemendikdasmen menyarankan agar pengumuman pembukaan seleksi sudah dimulai pada pekan pertama Mei 2026.
"Bahasanya pemerintah, pusat, daerah, maupun kota-kota, maupun provinsi, memastikan semua anak yang ingin memajukan dari TK ke SD, SD ke SMP, SMP ke SMA ke SMP, nah itu punya tempat (untuk sekolah)," jelas Gogot Suharwoto, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen.
Rangkaian proses seleksi akan berlanjut dengan tahap pendaftaran, verifikasi, hingga penetapan murid baru. Seluruh proses daftar ulang dijadwalkan selesai pada bulan Juni dan Juli 2026 sesuai dengan kalender pendidikan tahun ajaran baru 2026/2027.