Debarkasi Makassar Siapkan Penyambutan Kloter Pertama Jemaah Haji

Debarkasi Makassar Siapkan Penyambutan Kloter Pertama Jemaah Haji

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Makassar mematangkan proses penerimaan kepulangan jemaah haji 1447 Hijriah. Dikutip dari Cahaya, kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan mendarat di Tanah Air melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada 1 Juni 2026.

Rombongan perdana yang kembali dari Tanah Suci ini mengangkut ratusan haji asal Kabupaten Soppeng dan Kota Makassar. Setelah mendarat, para jemaah akan melewati serangkaian tahapan pemeriksaan serta pemulangan ke daerah asal.

Berdasarkan data jadwal pemulangan haji Debarkasi Makassar tahun 1447 H/2026 M, kloter pertama ini akan lepas landas dari Jeddah pada 1 Juni pukul 03.30 waktu Arab Saudi. Pesawat pembawa rombongan diperkirakan tiba di Makassar pada hari yang sama pukul 22.30 WITA.

Sebanyak 387 jemaah mengisi manifes penerbangan kloter pertama ini. Jumlah tersebut terdiri atas 386 jemaah asal Kabupaten Soppeng dan satu jemaah asal Kota Makassar. Menyusul setelahnya, kloter kedua dijadwalkan tiba keesokan harinya dengan membawa 387 jemaah asal Kabupaten Sidrap.

Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Makassar Ikbal Ismail mengonfirmasi kesiapan penanganan kedatangan para jemaah ini. Pihaknya terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh alur penerimaan berjalan lancar di bandara.

“Tanggal 1 Juni kloter pertama insyaallah mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Jamnya 22.30 Insyaallah,” katanya.

Ikbal Ismail menegaskan bahwa prosedur penerimaan tetap menerapkan penapisan ketat bagi seluruh jemaah yang baru tiba di Makassar. Langkah ini mencakup pengecekan kondisi fisik dan status kesehatan sebelum mereka dilepas ke daerah.

“Tetap ada penerimaan. Jadi, kami akan menyambut Jemaah yang habis melaksanakan ibadah haji,” ujarnya.

Skema pemeriksaan komprehensif ini bertujuan memastikan kondisi jemaah dalam keadaan sehat dan aman. Setelah seluruh tahapan di embarkasi rampung, otoritas provinsi akan menyerahkan penanganan lanjutan kepada tim daerah.

“Kami akan melaksanakan proses penerimaan, mengecek semua jemaah terkait kesehatannya, apanyalah,” ungkapnya.

“Apabila sudah selesai kami menerima, kami serahkan ke panitia daerah,” jelasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi