Dennis Lim Bongkar Dugaan Setoran Oknum Pelindung Operasional Judi Online

Dennis Lim Bongkar Dugaan Setoran Oknum Pelindung Operasional Judi Online

Pendakwah sekaligus mantan bandar judi online, Ustaz Dennis Lim, mengungkapkan adanya dugaan praktik perlindungan atau "backing" serta pemberian setoran kepada oknum tertentu guna memastikan kelancaran operasional bisnis judi daring di Indonesia.

Keberadaan markas judi daring yang beroperasi secara terbuka di kawasan perkantoran menjadi sorotan utama Dennis Lim dalam keterangannya. Sebagaimana dilansir dari Kompas, terdapat kecurigaan mengenai praktik suap yang dilakukan agar aktivitas ilegal tersebut tidak tersentuh hukum oleh pihak berwenang.

Dennis Lim menjelaskan bahwa para operator sering memindahkan lokasi kegiatan untuk menghindari deteksi petugas keamanan. Selain berpindah di dalam negeri, banyak pengelola yang memilih merelokasi pusat operasional mereka ke Kamboja karena ketersediaan kasino fisik yang dapat digunakan sebagai unit pendukung agar terlihat legal saat terjadi inspeksi.

Mantan praktisi bisnis taruhan tersebut memberikan isyarat bahwa terdapat keterlibatan oknum dengan kewenangan khusus yang menerima imbalan. Menurutnya, tindakan tegas biasanya baru diambil oleh aparat apabila nilai uang koordinasi yang disetorkan oleh operator judi dianggap tidak mencukupi standar yang diminta.

Hambatan utama dalam memberantas praktik ini dinilai Dennis bukan karena faktor ketidakmampuan teknis, melainkan adanya keuntungan finansial besar yang dinikmati pihak-pihak tertentu. Hal ini menyebabkan upaya penutupan akses maupun operasional menjadi sulit direalisasikan sepenuhnya.

"Bukan nggak bisa ditutup, lebih ke ada yang nggak mau itu ditutup, karena ‘kue’nya terlalu besar," ungkap Dennis Lim, Pendakwah.

Persoalan ini menyoroti bagaimana besarnya perputaran uang dalam ekosistem judi daring menciptakan relasi saling menguntungkan bagi para pelanggar hukum dan oknum yang seharusnya melakukan penindakan.

Artikel terkait

Rekomendasi