Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) melibatkan puluhan sekolah swasta ke dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Langkah ini diambil melalui program SPMB Kerja Sama guna memfasilitasi calon peserta didik yang tidak lolos di SMA maupun SMK negeri.
Langkah strategis tersebut diambil untuk memastikan seluruh lulusan tingkat pertama tetap mendapatkan akses pendidikan. Seperti dikutip dari Medcom, akun Instagram resmi @disdikjabar menyatakan bahwa pemerintah daerah secara resmi bermitra dengan sekolah swasta untuk menyediakan fasilitas belajar yang layak dan berkualitas bagi siswa yang belum diterima di sekolah negeri.
Kapasitas tampung pendidikan menengah di wilayah Jawa Barat pada tahun ini tercatat melampaui total kelulusan siswa. Data menunjukkan daya tampung kumulatif SMA, SMK, dan MA negeri serta swasta menyentuh angka 909.183 kursi, atau setara dengan 109,93 persen dari total lulusan SMP/MTs sederajat yang berjumlah 826.996 siswa.
Pemerintah provinsi mengintegrasikan 39 SMA swasta dan 19 SMK swasta sebagai mitra resmi dalam sistem penerimaan tahun ini. Institusi tersebut tersebar di berbagai Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) dengan kuota rombongan belajar (rombel) yang bervariasi.
Daftar 39 SMA Swasta Mitra
1. SMA Islam Terpadu Al-Madinah, Kab. Bogor (Cadisdik I): 2 rombel, 64 siswa
2. SMA IT Rahmaniyah, Kab. Bogor (Cadisdik I): 3 rombel, 90 siswa
3. SMAS Taman Siswa Bogor Tengah, Kota Bogor (Cadisdik II): 1 rombel, 36 siswa
4. SMAS Bina Sejahtera, Kota Bogor (Cadisdik II): 1 rombel, 36 siswa
5. SMAS Islam YPPD, Kota Depok (Cadisdik II): 2 rombel, 72 siswa
6. SMAS Global Persada Mandiri, Kota Bekasi (Cadisdik III): 2 rombel, 64 siswa
7. SMAS Pusaka Nusantara 2, Kabupaten Bekasi (Cadisdik III): 4 rombel, 128 siswa
8. SMAS PGRI 1 Subang, Kabupaten Subang (Cadisdik IV): 4 rombel, 144 siswa
9. SMAS Muhammadiyah Subang, Kabupaten Subang (Cadisdik IV): 2 rombel, 64 siswa
10. SMAS PGRI 1 Purwakarta, Kabupaten Purwakarta (Cadisdik IV): 4 rombel, 144 siswa
11. SMAS PGRI 3 Purwakarta, Kabupaten Purwakarta (Cadisdik IV): 3 rombel, 108 siswa
12. SMAS Kosgoro Karawang, Kabupaten Karawang (Cadisdik IV): 1 rombel, 36 siswa
13. SMAS Korpri Karawang, Kabupaten Karawang (Cadisdik IV): 5 rombel, 180 siswa
14. SMA Islam Terpadu Insani, Kota Sukabumi (Cadisdik V): 3 rombel, 25 siswa
15. SMA Islam Terpadu Al Fath, Kota Sukabumi (Cadisdik V): 2 rombel, 25 siswa
16. SMAS Mutiara, Kab. Sukabumi (Cadisdik V): 4 rombel, 144 siswa
17. SMA Nurul Huda, Kab. Sukabumi (Cadisdik V): 3 rombel, 108 siswa
18. SMA Al-Aziz Islamic Boarding School, Kabupaten Bandung Barat (Cadisdik VI): 3 rombel, 108 siswa
19. SMAS Pasundan 1 Cianjur, Kab. Cianjur (Cadisdik VI): 8 rombel, 288 siswa
20. SMAS Nasional, Kota Bandung (Cadisdik VII): 5 rombel, 180 siswa
21. SMA Al Falah Kota Bandung, Kota Bandung (Cadisdik VII): 4 rombel, 144 siswa
22. SMAS Kemala Bhayangkari, Kota Bandung (Cadisdik VII): 5 rombel, 180 siswa
23. SMAS Pasundan 3, Kota Cimahi (Cadisdik VII): 6 rombel, 221 siswa
24. SMA Soreang Putra, Kab. Bandung (Cadisdik VIII): 3 rombel, 108 siswa
25. SMA Sapta Dharma, Kab. Bandung (Cadisdik VIII): 4 rombel, 144 siswa
26. SMA Islam Terpadu Insan Sejahtera, Kab. Sumedang (Cadisdik VIII): 2 rombel, 72 siswa
27. SMAS PGRI 1 Majalengka, Kab. Majalengka (Cadisdik IX): 2 rombel, 72 siswa
28. SMAS PGRI 1 Sindang, Kab. Indramayu (Cadisdik IX): 2 rombel, 72 siswa
29. SMAS PGRI 2 Sindang, Kab. Indramayu (Cadisdik IX): 2 rombel, 72 siswa
30. SMAS Telkom Sekar Kemuning, Kota Cirebon (Cadisdik X): 5 rombel, 125 siswa
31. SMAS PGRI Palimanan, Kab. Cirebon (Cadisdik X): 3 rombel, 96 siswa
32. SMA Islam Plus Baitussalam Kuningan, Kab. Kuningan (Cadisdik X): 1 rombel, 32 siswa
33. SMAS Ciledug Al Musaddadiyah, Kab. Garut (Cadisdik XI): 8 rombel, 256 siswa
34. SMAS Muhammadiyah Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya (Cadisdik XII): 4 rombel, 144 siswa
35. SMAS Islam Cipasung, Kab. Tasikmalaya (Cadisdik XII): 4 rombel, 144 siswa
36. SMAS Plus Informatika, Kabupaten Ciamis (Cadisdik XIII): 7 rombel, 252 siswa
37. SMAS Plus Darussalam, Kabupaten Ciamis (Cadisdik XIII): 3 rombel, 90 siswa
38. SMAS Al Azhar, Kota Banjar (Cadisdik XIII): 2 rombel, 72 siswa
39. SMAS Muhammadiyah Pangandaran, Kabupaten Pangandaran (Cadisdik XIII): 4 rombel, 144 siswa
Daftar 19 SMK Swasta Mitra
1. SMK Mekanik Cibinong, Kab. Bogor (Cadisdik I): 11 rombel, 396 siswa
2. SMK Bangun Nusa Bangsa, Kab. Bogor (Cadisdik I): 4 rombel, 144 siswa
3. SMKS Baranangsiang, Kota Bogor (Cadisdik II): 2 rombel, 32 siswa
4. SMK Al Muhtadin, Kota Bekasi (Cadisdik III): 2 rombel, 72 siswa
5. SMK Kesehatan Harapan Bunda Cibadak, Kab. Sukabumi (Cadisdik V): 6 rombel, 216 siswa
6. SMK Taman Siswa Cibadak, Kab. Sukabumi (Cadisdik V): 5 rombel, 180 siswa
7. SMKS Sinar Parahyangan, Kab. Cianjur (Cadisdik VI): 6 rombel, 216 siswa
8. SMKS Wiraswasta, Kota Cimahi (Cadisdik VII): 9 rombel, 210 siswa
9. SMKS TI Pembangunan, Kota Cimahi (Cadisdik VII): 9 rombel, 249 siswa
10. SMK Merdeka Soreang, Kab. Bandung (Cadisdik VIII): 2 rombel, 72 siswa
11. SMK Genius Bandung, Kab. Bandung (Cadisdik VIII): 3 rombel, 108 siswa
12. SMK PUI Majalengka, Kab. Majalengka (Cadisdik IX): 11 rombel, 396 siswa
13. SMK Korpri Majalengka, Kab. Majalengka (Cadisdik IX): 15 rombel, 540 siswa
14. SMK Maritim Cirebon, Kab. Cirebon (Cadisdik X): 2 rombel, 64 siswa
15. SMKS Ciledug Al Musaodadiyah, Kab. Garut (Cadisdik XI): 15 rombel, 540 siswa
16. SMKS YPPT Garut, Kab. Garut (Cadisdik XI): 12 rombel, 432 siswa
17. SMK Manangga Pratama, Kota Tasikmalaya (Cadisdik XII): 4 rombel, 144 siswa
18. SMK Al Ikhwan, Kota Tasikmalaya (Cadisdik XII): 4 rombel, 144 siswa
19. SMKS Putera Pangandaran, Kabupaten Pangandaran (Cadisdik XIII): 8 rombel, 288 siswa
Mekanisme dan Jalur Seleksi Penerimaan
Proses seleksi tahun ini diawali melalui program Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB). Kriteria ini difungsikan guna memetakan potensi sebaran lulusan tingkat SMP secara objektif dan merata.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyampaikan pandangannya terkait urgensi sistem ini melalui kanal resmi disdik.jabarprov.go.id.
"SPMB merupakan salah satu tahapan strategis dalam sistem pendidikan karena menjadi pintu awal dalam memastikan setiap anak di Jawa Barat memperoleh akses pendidikan yang adil, merata, dan berkualitas," ujar Purwanto.
Pelaksanaan pendaftaran dibagi ke dalam empat jalur utama dengan porsi kuota yang berbeda. Jalur Domisili mendapatkan porsi terbesar yakni 35 persen yang memprioritaskan jarak garis lurus dari rumah ke sekolah.
Selanjutnya, Jalur Prestasi memiliki kuota sebesar 30 persen berdasarkan evaluasi nilai rapor serta piagam kejuaraan. Jalur Afirmasi juga memegang porsi 30 persen bagi siswa KETM, disabilitas, atau anak dengan kecerdasan istimewa (CIBI), sementara sisa 5 persen dialokasikan untuk Jalur Mutasi orang tua atau anak tenaga pendidik.
Tata Cara Pendaftaran Online
Calon peserta didik wajib mengikuti langkah-langkah pendaftaran daring melalui situs spmb.jabarprov.go.id. Petunjuk teknis pendaftaran mencakup pengisian data hingga pengiriman dokumen final.Langkah awal dimulai dengan membuka beranda situs lalu menekan tombol masuk menggunakan akun yang bersumber dari sekolah asal. Setelah berhasil masuk, siswa diwajibkan memperbarui kata sandi serta melengkapi email dan nomor telepon aktif sebelum menekan tombol simpan.
Langkah berikutnya adalah memilih menu PCMB atau memilih opsi pendaftaran Tahap 1 atau Tahap 2. Calon siswa kemudian menentukan jalur pilihan, mengisi data diri secara lengkap, serta mengunggah dokumen persyaratan umum maupun khusus sesuai jenjang tujuan.
Pada tahap finalisasi, pendaftar memilih sekolah tujuan, mengunduh dan mengunggah kembali dokumen Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Setelah memastikan seluruh data akurat, klik opsi kirim pendaftaran final lalu simpan bukti registrasi elektronik tersebut.
Agenda Pelaksanaan SPMB Jabar 2026
Proses administrasi dan seleksi dijalankan secara bertahap mulai akhir Mei hingga pertengahan Juli 2026. Berikut adalah linimasa lengkap seluruh tahapan penerimaan murid baru.
Tahap Awal (Pemetaan Data):
- Pengisian Data Pemetaan: 29 Mei–8 Juni 2026
- Proses Verifikasi dan Masa Sanggah: 29 Mei–8 Juni 2026
- Pengumuman Hasil Kelulusan: 12 Juni 2026
Agenda SPMB Tahap 1:
- Registrasi Akun: 15–19 Juni 2026
- Verifikasi Dokumen & Masa Sanggah: 15–19 Juni 2026
- Rapat Pleno Dewan Guru: 23 Juni 2026
- Pengumuman Kelulusan: 24 Juni 2026
- Proses Daftar Ulang: 26–29 Juni 2026
Agenda SPMB Tahap 2:
- Registrasi Akun: 30 Juni–6 Juli 2026
- Verifikasi Dokumen & Masa Sanggah: 30 Juni–6 Juli 2026
- Rapat Pleno Dewan Guru: 8 Juli 2026
- Pengumuman Kelulusan: 10 Juli 2026
- Proses Daftar Ulang: 13–14 Juli 2026
Seluruh proses verifikasi dokumen dan pengisian formulir dilakukan secara terpusat melalui sistem daring di laman resmi pemerintah daerah.